KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cek Data Bansos di Pemalang, Gus Yasin Temukan Ketidaktepatan Sasaran

Cek Data Bansos di Pemalang, Gus Yasin Temukan Ketidaktepatan Sasaran

Cek Data Bansos di Pemalang, Gus Yasin Temukan Ketidaktepatan Sasaran

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengecek Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Desa Kendalrejo, Pemalang, untuk menindaklanjuti indikasi ketidaktepatan sasaran penerima bantuan sosial, Selasa (20/10/2026).

PEMALANG — Bantuan sosial seharusnya diterima warga yang paling membutuhkan. Namun, pengecekan data di Desa Kendalrejo, Kabupaten Pemalang, menemukan indikasi ketidaktepatan sasaran.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turun langsung memeriksa Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di kantor Desa Kendalrejo, Selasa (20/10/2026).

Hasil pengecekan menunjukkan, dari 480 warga yang masuk desil 1 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, hanya 244 orang yang tercatat menerima bantuan.

Temuan ini menjadi perhatian karena masih perlu ditelusuri apakah ada warga yang layak menerima bantuan tetapi belum terdata, sementara warga yang sudah mampu masih tercatat sebagai penerima.

Gus Yasin meminta data tersebut segera diverifikasi dan diperbarui agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Ia juga mendorong koordinasi antara pemerintah desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan pihak terkait.

Kepala Desa Kendalrejo Titik Iswati mengungkapkan, 11 warga telah mengajukan surat pernyataan untuk tidak lagi menerima bansos karena merasa sudah mampu.

Gus Yasin meminta Biro Kesra Taskin Setda Provinsi Jawa Tengah mendampingi proses pembenahan data di desa tersebut.

Data bansos harus akurat. Jangan sampai warga yang mampu tetap menerima bantuan, sementara mereka yang lebih membutuhkan justru terlewat.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]