KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bupati Semarang Pertimbangkan Gerakan di Rumah Saja

Bupati Semarang Pertimbangkan Gerakan di Rumah Saja

Bupati Semarang Pertimbangkan Gerakan di Rumah Saja

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat konferensi pers dengan awak media belum lama ini. (Foto

UNGARAN – Gubernur Jawa Tengah meminta daerah dengan zona merah di Jawa Tengah untuk memperbanyak gerakan di rumah saja. Tujuannya guna menekan penyebaran Covid-19 varian Delta yang sudah ditemukan di Kabupaten Kudus. Masyarakat juga diminta dengan kesadaran yang tinggi untuk mendukung kebijakan tersebut, agar upaya untuk menekan penyebaran varian baru Covid-19 tersebut bisa optimal.

Terkait hal itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha akan mempertimbangkan terlebih dahulu mengingat ada beberapa faktor yang harus dikaji. Meski demikian, pada prinsipnya pihaknya sepakat terkait kebijakan itu.

Mengenai penerapannya masih melihat perkembangan situasi. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan juga menerapkan prokes secara ketat.

Seperti diketahui, Kabupaten Semarang masuk dalam zona resiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah. Atas hal itu PPKM skala mikro kembali diterapkan untuk menekan laju penularan Covid-19. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Urban Steak di Karangpete, Benoyo, Salatiga, menawarkan sajian steak bergaya western street food dengan penyajian menyerupai restoran. Berdiri hampir tiga tahun, usaha milik Ery Setiawan ini menghadirkan olahan ayam dan daging sapi dengan harga mulai sekitar Rp20.000, serta melayani pelanggan langsung di lokasi maupun pesanan untuk acara privat.
Urban Steak Salatiga, Sajian Western dengan Konsep Kuliner Jalanan
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]