KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kecelakaan Maut Di Srondol, Pemotor Alami Luka Parah Di Kepala

Kecelakaan Maut Di Srondol, Pemotor Alami Luka Parah Di Kepala

Kecelakaan Maut Di Srondol, Pemotor Alami Luka Parah Di Kepala

SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Anton Sujarwo, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Bantumanik atau depan Masjid Al Mujahidin Kota Semarang pada Sabtu (16/10/2021) pagi.

Kejadian itu melibatkan sepeda motor jupiter bernomor polisi H-3913-LP dengan truk dump bernomor polisi DA-8794-KG. Akibatnya, pemotor meninggal dunia usai mengalami luka parah pada bagian kepala.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, korban bernama Imam Sofyan (49) warga Purwogondo RT 6 RW 5, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara.

“Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUP Kariadi untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Sigit menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban melaju dari arah Selatan (Banyumanik) hendak kearah Utara (Sukun). Ketika di lokasi kejadian, korban hendak mendahului laju truk yang dikendarai oleh Rustam Budiyanto (36) warga Demak yang berjalan disampingnya. Namun karena kurang waspada, korban lalu tertabrak kemudian dinyatakan meninggal dunia ditempat.

“Diduga kurang waspada pandangan kanan ketika hendak mendahului truk sehingga terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

Saat ini kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan oleh Satlantas Polrestabes Semarang. Proses evakuasi menggunakan mobil ambulance dengan dibantu oleh Relawan Kota Semarang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]