URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pantauan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang, stok kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) masih cukup untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Pastikan Stok Kepokmas di Masa Nataru Aman

Pemkab Semarang Pastikan Stok Kepokmas di Masa Nataru Aman

Pemkab Semarang Pastikan Stok Kepokmas di Masa Nataru Aman

featured-img

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih aman. Hal itu diketahui dari pantauan yang dilakukan oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama jajaran forkompimda di beberapa pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang.

Ngesti mengakui beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Hal itu lebih disebabkan karena jumlah permintaan yang cukup tinggi di masa Nataru seperti saat ini.

“Yang naik itu cabai dari Rp55 ribu sekarang Rp65 ribu per kilo. Telur juga sama, dari Rp25 ribu jadi Rp30 ribu,” ujarnya usai pantauan harga di Pasar Bandarjo Ungaran, Jumat (24/12/2021).

Selain itu, daging sapi juga mengalami kenaikan harga dari Rp105ribu menjadi Rp110ribu per kilogram. Kemudian minyak goreng kemasan dari Rp18ribu naik menjadi Rp20 ribu per liter. Meski demikian, ia menilai kenaikan harga itu masih terbilang cukup wajar. Menurutnya selama lonjakan harga tidak terlalu signifikan, maka belum perlu dilakukan operasi pasar.

“Saat ini yang terpenting adalah memastikan stok barangnya cukup. Jangan sampai ada kekosongan. Kenaikan harga kalau masih wajar ndak papa, kita lihat perkembangannya,” kata dia.

Sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan adanya penimbunan stok bahan pangan, Ngesti menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat yang berwajib.

“Kita selalu komunikasi dengan Polres dan Kodim, jika memang ada temuan langsung kita tindak sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Senada dengan Bupati Semarang, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang Heru Cahyono menuturkan adanya kenaikan harga beberapa komoditas lebih disebabkan jumlah permintaan yang cukup tinggi.

“Hal yang biasa menjelang hari besar keagamaan, ada kenaikan harga masih normal. Terutama minyak curah ya, kalau minyak kemasan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Menurutnya yang terpenting adalah memastikan stok kepokmas baik sembako, sayuran dan yang lainnya mencukupi untuk menghadapi Nataru.

“Kita sudah pantau alhamdulillah stok aman. Tidak ada temuan penimbunan,” jelasnya.

Ditambahkan Heru selama Nataru pasar tradisional tetap buka seperti biasa. Pedagang dan pengunjung pasar tetap diwajibkan menerapkan prokes secara ketat.

“Pasar tidak libur, jam operasional normal, tidak ada pembatasan,” timpalnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga