URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Relawan Eco-Enzyme Nusantara melaksanakan panen raya di Mrican, Kota Salatiga. Kegiatan ini sebagai wujud untuk mengurangi atau menanggulangi kerusakan alam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Relawan Eco-Enzyme Nusantara Laksanakan Panen Raya di Mrican, Kota Salatiga.

Relawan Eco-Enzyme Nusantara Laksanakan Panen Raya di Mrican, Kota Salatiga.

Relawan Eco-Enzyme Nusantara Laksanakan Panen Raya di Mrican, Kota Salatiga.

featured-img

Relawan Eco-Enzyme Nusantara melaksanakan panen raya di Mrican, Kota Salatiga. Kegiatan ini sebagai wujud untuk mengurangi atau menanggulangi kerusakan alam.

Kepada media Ketua Relawan Eco-enzyme Nusantara, Widya menjelaskan, pihaknya telah memanen kurang lebih 100 Liter eco-enzyme.

Cairan ini dibuat massal oleh Relawan Eco-enzyme Nusantara di Salatiga pada tiga bulan yang lalu.

“Masa panennya selama tiga bulan. Sebetulnya, bisa panen pada Januari, tetapi karena banyak kegiatan, jadi bisa panen hari ini,” kata Widya, Minggu (13/2/2022).

Widya saat diwawancarai media

Eco-enzyme, tambahnya, merupakan cairan banyak manfaat yang terbuat dari gula, sampah-sampah dapur (kulit buah dan sayuran) yang difermentasi menggunakan air selama tiga bulan.

“Kita biasa menyebutnya, cairan ajaib multi manfaat,” imbuhnya.

Selain itu, eco enzyme memiliki banyak manfaat seperti untuk kebersihan, desinfektan, pupuk, dan kesehatan.

Namun demikian Memanen eco enzyme tidak mudah, ada juga eco enzyme yang tidak dapat dipanen karena PH kurang dari 4 dan saat menutup tempatnya masih ada udara yang masuk.

Ciri-ciri eco enzyme yang tidak berhasil yakni ada belatung dan tumbuh jamur hitam.

“Eco-enzyme yang kurang berhasil kita bisa perbaiki lagi. Dengan membuang belatung dan dijemur selama 30 menit dalam tiga hari lalu ditambah gula sesuai takaran awal terus dibiarkan sampai satu bulan,” katanya.

BACA JUGA :

Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Polres Salatiga menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tridharma, Kota Salatiga, Senin (29/6/2026), dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Upacara yang dipimpin Kapolres...
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sebanyak 40 anak mengikuti Kemah Ceria 2026 di halaman Mushala Al-Istiqomah, RT 05/RW 02 Promasan, Kelurahan Kumpulrejo, Kota Salatiga, pada 27–28 Juni 2026. Kegiatan yang digelar Takmir Mushala bersama...
30 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–12
30 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncak 0,9 meter pada pukul 07.00–12.00 WIB, Selasa (30/6/2026). Kondisi tersebut berpotensi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara di Semarang 22,6 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca diperkirakan tetap kondusif sepanjang hari dengan tinggi gelombang laut selatan mencapai 4 meter.
30 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Didominasi Langit Cerah Berawan hingga Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil...
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur...
Muat Lebih

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?