KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

50 Persen BLT Minyak Goreng Kabupaten Pekalongan Tersalurkan

PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mengecek pembagian BLT minyak goreng. Setelah Boyolali, kali ini Ganjar mengecek pembagian BLT minyak goreng di Kabupaten Pekalongan.

Lokasi yang ditinjau Ganjar adalah Aula Kecamatan Wonopronggo Kabupaten Pekalongan. Saat Ganjar datang, puluhan masyarakat sedang antre mendapatkan bantuan dari pemerintah itu.

“Sudah dapat bantuannya bu? Jangan buat beli pulsa atau beli rokok suami ya. Buat beli minyak goreng, beli beras dan beli kebutuhan pokok lain,” kata Ganjar menyapa masyarakat yang sedang antre mendapatkan bantuan.

Di Kabupaten Pekalongan tercatat sekitar 78.000 masyarakat penerima bantuan. Dari total itu, sudah 50 persen disalurkan.

‘Ada sekitar 78.000 penerima. Yang sudah kami salurkan sekitar 50 persen lebih. Kita akan terus kebut dan kami harapkan selesai pada 21 April nanti,” kata Pimpinan Kantor POS Pekalongan, Hari Pratama.

Hari mengatakan, sebenarnya pembagian BLT ditarget selesai pada tanggal 28 April. Namun pihaknya mengatakan akan mempercepat dan selesai lebih cepat dari itu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat sudah mulai menerima bantuan dari pemerintah.

“Dan saya senang, di Pekalongan ternyata kreatif. Jadi mereka yang mau ambil BLT divaksin dulu, dibooster dulu. Jadi ini ngiras-ngirus ya, mereka yang ambil bantuan sekalian dibooster. Dan ternyata tidak ada penolakan,” kata Ganjar.

Sampai saat ini lanjut dia, pembagian BLT minyak goreng di Jateng berjalan aman dan lancar. Dari pengecekan yang dilakukan, semuanya berjalan baik.

“Dan sampai hari ini belum ada yang komplain dalam pelaksanannya. Ya ada sih yang merasa bahwa tetangga saya dapat kok saya tidak. Ini lagi-lagi problem data, makanya dengan bantuan ini diharapkan sekaligus sebagai clearing house untuk kita mendata ulang siapa yang berhak mendapatkan,” ujarnya.

Ganjar juga berharap masyarakat bisa memanfaatkan bantuan itu dengan baik. Tujuan pemberian bantuan untuk dibelikan minyak goreng dan kebutuhan pokok lain yang mendesak.

“Ya mudah-mudahan bantuan ini manfaat dan bisa digunakan sesuai kebutuhan dan peruntukannya,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]