URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 2.400 petani tembakau di Kabupaten Semarang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai total Rp28,8 miliar. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan bahwa penerima BLT terdiri dari petani, buruh, dan penggarap lahan tembakau yang telah diverifikasi layak menerima bantuan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Petani Tembakau Kabupaten Semarang Digelontor BLT DBHCHT Senilai Rp28 Miliar

Ribuan Petani Tembakau Kabupaten Semarang Digelontor BLT DBHCHT Senilai Rp28 Miliar

Ribuan Petani Tembakau Kabupaten Semarang Digelontor BLT DBHCHT Senilai Rp28 Miliar

Petani dan buruh tembakau mengantre untuk menerima BLT DBHCHT di Kantor Kecamatan Getasan, Kamis (25/7/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 2.400 petani tembakau di Kabupaten Semarang menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cuka Hasil Tembakau (DBHCHT). Nilai bantuan yang dibagikan mencapai Rp28,8 miliar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang Istichomah menerangkan mereka yang menerima terdiri dari petani, buruh, dan penggarap lahan tembakau yang dinyatakan berhak menerima BLT setelah melalui proses verifikasi.

“DBHCHT ini sebenarnya disalurkan kepada masyarakat melalui Organisasi Perangkat Daerah masing-masing. Dinas pertanian mungkin disalurkan untuk pembelian alat-alat pertanian, Dinkes untuk sarana kesehatan, dan sebagainya. Kami di Dinsos mendapat jatah untuk dibagikan dalam bentuk BLT,” ujarnya ditemui di sela pembagian BLT DBHCHT di Kantor Kecamatan Getasan, Kamis (25/7/2024).

Dijelaskan Istichomah berdasarkan data yang diperoleh dari Dispertanikap dan Disnaker Kabupaten Semarang, jumlah petani tembakau dan pekerja di perusahaan rokok mencapai 8.000 orang. Jumlah itu kemudian diverifikasi sehingga mengerucut menjadi 2.400 orang yang berhak menerima.

“Jumlah itu masih dibagi lagi. Komposisinya 60 persen petani dan buruh di sektor tembakau, 40 persen sisanya adalah warga miskin yang selama ini belum tercover bantuan apapun,” terangnya.

Besaran bantuan yang diterima adalah Rp1,2 juta per orang. Mekanismenya jika sesuai Peraturan Menteri Keuangan dibagikan senilai Rp300 ribu sebanyak empat kali. Akan tetapi, pihaknya mengacu pada Peraturan Gubernur Jateng dengan membagikan dalam dua tahap masing-masing Rp600 ribu.

“Hari ini penyaluran tahap pertama, untuk tahap kedua nanti pada bulan September,” bebernya.

Diakui Istichomah dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang, Getasan memiliki jumlah penerima DBHCHT paling banyak yakni 982 orang. Hal itu karena sentra pertanian tembakau memang terdapat di wilayah ini disusul Sumowono dan Tengaran.

“Wilayah Getasan paling banyak petani dan buruh tembakaunya. Memang ada yang punya lahan sendiri, tapi luasannya relatif kecil sehingga dinilai layak mendapatkan bantuan,” bebernya. (win)

BACA JUGA :

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY aman dengan ketahanan stok gasoline mencapai 12,5 hari dan gasoil 14 hari konsumsi normal. Pertamina memantau stok SPBU secara real-time, menambah pasokan dari terminal terdekat bila diperlukan, serta mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Stok BBM di Jateng-DIY Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih predikat terbaik nasional 2026 berkat inovasi wisata edukatif “Super Daddy”. Penghargaan diserahkan Bupati Semarang Ngesti Nugraha kepada Kepala Desa Lerep Sumaryadi saat Harganas 2026, Rabu (8/7/2026), sebagai apresiasi atas program kebersamaan ayah dan anak yang telah diikuti sekitar 500 keluarga.
Kampung KB Lerep Jadi Terbaik Nasional, Paket Wisata "Super Daddy" Antar Ayah Lebih Dekat dengan Anak
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut