URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Langkah cepat terus dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ruminansia utamanya hewan sapi, hal ini ditegaskan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha disela sosialisasi pencegahan PMK kepada Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Getasan, (04/06/2022) lalu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

Antisipasi Meluasnya PMK, Bupati Semarang dan Kapolres Serahkan Desinfektan

featured-img

Langkah cepat terus dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ruminansia utamanya hewan sapi, hal ini ditegaskan Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha disela sosialisasi pencegahan PMK kepada Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Getasan, (04/06/2022) lalu.

“Disamping itu, Pemkab Semarang akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian melalui Gubernur Jateng jika kondisi sekarang ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) terkait dengan PMK ini. Sehingga, Pemkab Semarang dapat menggunakan dana tak terduga (TT) untuk digunakan menanggulangi wabah PMK,” ujar H Ngesti.

Ngesti juga meminta kepada kades agar mereka mencairkan DD untuk menanggulangi PMK yang kian mewabah tersebut.

Disela acara tersebut, H Ngesti Nugraha didampingi Forkopinda maupun Sekda Jarot Supriyoto menyerahkan bantuan sebanyak 100 liter cairan disinfektan kepada para kepada desa.

“saat ini pemkab akan menutup sementara pasar hewan Ambawara sampai tanggal 20 Juni besuk” tambah Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan Kabupaten Semarang Wigati Sunu menyatakan, sekarang ini di Kabupaten Semarang tercatat ada 873 ekor sapi yang terindikasi terpapar PMK. Dari sebanyak 19 kecamatan di kabupaten Semarang ini, PMK telah menyebar di 14 kecamatan.

“Dari kasus PMK itu, kini telah dibentuk Unit Respon Cepat (URC) di masing-masing kecamatan. Bahkan, Tim URC itu sudah mulai bekerja memberikan pengobatan terhadap hewan sapi yang terinfeksi atau terpapar PMK,” katanya.

Terpisah, Camat Getasan Istiqomah menyatakan, bahwa pihaknya mewakili para Kades dan para peternak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Semarang yang telah memberikan bantuan disinfektan. Cairan disinfektan ini tentunya sangat berguna bagi peternak guna mencegah penularan atau penyebaran PMK pada hewan sapi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat diwawancarai Rasika

“Kami apresiasi dan terima kasih atas bantuan cairan disinfektan dari Bapak Ngesti Nugraha (Bupati Semarang) ini. Harapan kami, bukan hanya bantuan disinfektan saja, namun juga diberikan bantuan vitamin dan obat lain. Seperti formalin atau cuso4 yang digunakan untuk mengobati kuku sapi yang luka akibat PMK. Pasalnya, jika peternak harus melakukan pengobatan secara mandiri, biaya yang dikeluarkan sangat besar,” tutupnya

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga