KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gawat! Warga Perumahan Taman Manunggal Asri Terancam Kehilangan Akses Jalan

Gawat! Warga Perumahan Taman Manunggal Asri Terancam Kehilangan Akses Jalan

Gawat! Warga Perumahan Taman Manunggal Asri Terancam Kehilangan Akses Jalan

UNGARAN – Warga Perumahan Taman Manunggal Asri Desa Patemon, Tengaran, Kabupaten Semarang terancam kehilangan akses keluar masuk. Pasalnya, akses satu-satunya di lingkungan perumahan berupa jalan sepanjang 250 meter dengan lebar 4 meter tersebut berada di atas tanah bengkok milik Pemerintah Desa (Pemdes) Patemon.

Pemdes Patemon saat ini sedang melakukan inventarisasi aset desa, termasuk ruas jalan keluar masuk perumahan tersebut agar tidak habis atau hilang.

Kepala Desa Patemon Puji Rahayu mengatakan tanah yang digunakan sebagai akses tersebut berstatus tanah bengkok.

“Kita sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat, sudah empat kali. Tapi dari pihak developer hanya datang sekali,” ungkapnya usai memasang spanduk pemberitahuan tentang aset Desa Patemon di gapura Perumahan Taman Manunggal Asri belum lama ini.

Dijelaskan, saat ini yang dilakukan baru tahap peringatan dengan memasang spanduk di gapura pintu masuk. Pihaknya tidak serta merta menutup akses jalan karena faktor empati sosial untuk warga perumahan.

“Tapi kalau memang tidak ada solusi atau kejelasan, tentu akan menempuh jalur hukum,” ujarnya.

Arief Syarifudin, Ketua RT 5/ RW 4 Dusun Tugu, Desa Bener, Tengaran yang juga merupakan salah satu warga perumahan menjelaskan saat ini setidaknya terdapat 245 warga dengan 60 kepala keluarga yang mendiami perumahan. Semuanya terancam kehilangan akses keluar masuk perumahan jika nanti tidak ada solusi yang bisa diambil bersama antara warga, Pemdes Patemon dan pihak pengembang.

“Perumahan ini dimulai 2004 dan mulai ditempati 2005. Setahu kami semenjak membeli rumah di sini tidak ada masalah,” tuturnya.

Mengenai adanya wacana penggantian ganti rugi untuk Pemerintah Desa Patemon, Arief menyatakan hal tersebut menjadi tanggung jawab developer.

“Kalau untuk perumahan tidak ada masalah, yang sengketa ini kan di akses masuk. Masalah ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari developer,” terangnya.

Arief menambahkan dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan antara warga, Pemdes Patemon, dan pengembang dengan Bupati Semarang untuk mencari solusi terbaik.

“Kita tentu tetap berharap yang terbaik, win win solution sehingga tidak ada yang dirugikan,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Polres Salatiga menggelar serah terima jabatan sejumlah pejabat di Pendopo Widya Qasana Tribrata, Jumat (23/10/2026). AKP Henri Widyoriani mendapat amanah sebagai Kasatres PPA dan PPO Polres Magelang Kota, sedangkan jabatan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga diserahkan kepada AKP Joko Iskandar. Pergantian juga berlangsung pada jabatan Kasat Reskrim dari AKP Radytya Triatmaji Pramana kepada AKP Iwan Kristiana.
25 Tahun Bertugas di Polres Salatiga, AKP Henri Geser, Emban Amanah sebagai Kasatres PPA Polresta Magelang.
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
[pekok2]