URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Konflik antara warga Papua terkait lahan tambang emas di Kampung Sawe Suma, Distrik Urunum Guay, Kabupaten Jayapura, dengan perusahaan Bahana Lintas Nusantara (BLN) Group asal Salatiga belum terselesaikan. Polres Salatiga kembali menggelar mediasi untuk menyelesaikan perselisihan antara warga Papua dan investor tambang emas asal Salatiga, Nicholas Nyoto Prasetyo, namun mediasi yang digelar di Warung Joglo Bu Rini, Kota Salatiga pada Rabu (26/6/2024) sore tersebut gagal karena ketidakhadiran pihak investor dan Koperasi BLN.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ke-4 Kalinya, Polres Salatiga Kembali Mediasi Konflik Tambang Papua, Hasil Nihil

Ke-4 Kalinya, Polres Salatiga Kembali Mediasi Konflik Tambang Papua, Hasil Nihil

Ke-4 Kalinya, Polres Salatiga Kembali Mediasi Konflik Tambang Papua, Hasil Nihil

Anggota Polres Salatiga bersama dengan stakeholder Kota Salatiga saat melakukan mediasi konflik warga Papua dengan investor tambang emas asal Salatiga, di Warung Joglo Bu Rini Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (26/6/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hingga kini konflik antara warga Papua terkait lahan tambang emas di Kampung Sawe Suma, Distrik Urunum Guay, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua yang melibatkan perusahaan Bahana Lintas Nusantara (BLN) Group asal Kota Salatiga belum juga selesai.

Polres Salatiga kembali menggelar mediasi untuk mengatasi perselisihan antara warga Papua dengan investor tambang emas asal Salatiga, Nicholas Nyoto Prasetyo. Meski demikian, mediasi yang digelar untuk kesekian kalinya gagal, menyusul tidak hadirnya pihak investor tambang maupun Koperasi Bahan Lintas Nusantara (BLN).

Dalam mediasi yang digelar Polres Salatiga di Warung Joglo Bu Rini, Kota Salatiga, Rabu (26/6/2024) sore tersebut tidak membawa hasil apapun.

Hadir dalam mediasi itu aparat Polres Salatiga dan perwakilan warga Papua yang mengklaim hutan adat miliknya di Kampung Sawe Suma, Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura, rusak akibat pembukaan lahan tambang emas.

Kepada rasikafm.com, Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, mengatakan mediasi ini dilakukan dengan turut mengundang para stakeholder Salatiga. Pihaknya sengaja menggelar mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita lakukan mediasi yang keempat ini, setelah kemarin di Polres. Kita undang ke sini, dari saudara Marten datang. Namun dari saudara pak Nicho atau koperasi BLN (Bahan Lintas Nusantara) tidak bisa hadir karena ada pekerjaan, sudah bikin surat balasan,” kata Kapolres seusai mediasi di Warung Joglo Bu Rini, Kota Salatiga.

Dikatakan, karena dari pihak BLN tidak ada yang datang, sehingga mediasi tersebut gagal. Pihaknya akan kembali melakukan jadwal ulang untuk mediasi. Sebetulnya di Salatiga bukan tempat permasalahannya, karena lokasi sengketa tersebut di Papua.

“Kita inginkan jangan berlarut-larut masalah ini terjadi, kita berharap kedua belah pihak mau menyelesaikan dengan baik. Tujuan kami dari warga Kota Salatiga ingin situasi aman, nyaman, sejuk dan masalah ini cepat selesai,” jelas Kapolres.

Diakuinya, dari pihak Marten Basaur juga membuka diri untuk melakukan mediasi ulang. Sedangkan dari pihak Nicho juga sudah pernah mediasi di Polres Salatiga. Namun hari ini sedang sibuk, sehingga tidak bisa hadir.

“Mudah-mudahan nanti beberapa kesempatan ke depan, kedua belah pihak sama-sama bisa saling bertemu lagi dan menyelesaikan masalahnya,” tandas AKBP Aryuni.

Sebelumnya diberitakan, konflik antara warga Kampung Sawe Suma, Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua bermula saat Investor Tambang asal Salatiga Nicholas Nyoto Prasetyo berniat untuk investasi untuk pembukaan tambang emas.

Kapolres Salatiga Aryuni saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga