KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai

Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai

Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai

Polisi tunjukkan mobil milik pelaku diduga tabrak lari

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang diduga dilakukan pengemudi Toyota Innova dengan inisial SW warga Ambarawa, Kabupaten Semarang, kini terungkap.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Fatmawati (dekat) GKJ Blotongan, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu 16 Agustus 2026 tengah malam itu, diduga SW dalam pengaruh minuman keras (miras).

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Hendry Sulistyanta, membenarkan SW dalam pengaruh miras ketika tabrak lari terjadi.

“Iya betul (mabuk). Namun, terduga pelaku (tabrak lari) telah kita mintai keterangan, dia tidak bermaksud lari namun menuju Satlantas takut diamuk warga,” kata AKP Hendry Sulistyanta.

Korban sendiri, adalah pengendara sepeda motor Honda Vario berinisial F warga Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga mengalami luka ringan.

AKP Hendry menerangkan, jika korban dan terduga pelaku tabrak lari telah dipertemukan dan terjadi kesepakatan damai. Pengemudi Toyota Innova mau bertanggungjawab atas luka dan kerusakan motor Honda Vario milik F.

“Namun, terduga pelaku tetap kita tilang karena mengemudi dalam terpengaruh miras,” tandasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang