URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua kecelakaan tunggal terjadi di Kota Salatiga, Sabtu (29/8/2026) malam, mengakibatkan lima orang mengalami luka. Honda Jazz menabrak pohon di Jalan Argorumakso, sementara Toyota Agya terguling di JLS, Kelurahan Dukuh. Seluruh korban sadar dan mendapat perawatan di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo. Polisi masih menangani kedua kasus tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Dua Kecelakaan Tunggal di Salatiga, Honda Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua kecelakaan tunggal terjadi di Kota Salatiga, Sabtu malam (29/8/2026). korban mencapai lima orang yang mengalami luka hingga dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Salatiga.

Sumber dihimpun menyebut, Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Argorumakso, dekat Perumahan Nirvana, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo. Honda Jazz H 1716 UO menabrak pohon di tepi jalan.

Mobil yang dikemudikan DTH, 31, warga Mesu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, melaju dari Pendem menuju Cebongan.

Namun saat melewati jalan menikung, pengemudi diduga kurang konsentrasi hingga mobil oleng ke kanan dan menabrak pohon.

Korban alami luka pada kaki kiri. Korban langsung dibawa ke RSUD dr. Soebarkat.

Kecelakaan kedua terjadi di JLS, dekat Hotel Family Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti. Toyota Agya H 1798 JV yang membawa empat orang terguling.

Mobil melaju dari Kumpulrejo menuju Kecandran. Saat melintas di jalan menurun dan menikung, kendaraan diduga melaju terlalu cepat sehingga pengemudi kehilangan kendali. Mobil kemudian terguling.

Pengemudi GAR, 17, warga Randuacir, mengalami luka lecet pada kaki kiri. Tiga penumpang, HX, 17, MAZ, 17, dan BA, 16, mengalami luka pada pinggang dan kaki. Beberapa di antaranya mengalami retak atau patah tulang kaki kiri.

Kelima korban dalam kondisi sadar dan mendapat perawatan medis di RSUD dr. Soebarkat.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S. meminta pengendara mengurangi kecepatan saat melintasi jalan menurun dan menikung.

“Kecepatan harus disesuaikan dengan kondisi jalan. Utamakan keselamatan dan pastikan kendaraan tetap dalam kendali,” tegasnya.

Polisi juga mengingatkan orang tua agar tidak memberikan kendaraan kepada anak yang belum memenuhi syarat berkendara dan belum memiliki SIM.

Kini, kedua kasus tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga.

Caption

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved