URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah nomor 62 milik Tang Dyie Tyiong yang berada di Kampung Kebon Arum RT 5 RW 7, Kelurahan Kebonagung, Semarang Timur dibobol maling saat merayakan Tahun Baru Imlek pada Sabtu (21/1/2023) siang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rumah Warga Kebonagung Semarang Dibobol Maling Saat Rayakan Imlek

Rumah Warga Kebonagung Semarang Dibobol Maling Saat Rayakan Imlek

Rumah Warga Kebonagung Semarang Dibobol Maling Saat Rayakan Imlek

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Rumah nomor 62 milik Tang Dyie Tyiong yang berada di Kampung Kebon Arum RT 5 RW 7, Kelurahan Kebonagung, Semarang Timur dibobol maling saat merayakan Tahun Baru Imlek pada Sabtu (21/1/2023) siang.

Akibat kejadian itu, pria berumur 74 tahun itu harus kehilangan emas 100 gram, kamera, lensa kamera dan uang tunai senilai Rp. 1.5 juta. “Kalau total kerugiannya saya kurang tahu. Tapi berkisar sampai Rp. 50-100 jutaan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (23/1/2023).

Dirinya menjelaskan, kejadian ini bermula ketika dirinya pulang setelah membeli obat sekira pukul 11.30 WIB. Kemudian, karena ada undangan ibadah Imlek dari saudaranya di daerah Mlaten Trenggulun, Kelurahan Mlatibaru, Kecamatan Semarang Timur, dirinya langsung bergegas meninggalkan kediamannya.

“Pas pulang dari beli obat itu masih aman saja. Terus saya langsung bergegas menghadiri undangan saudara untuk ibadah cuman gerbang tidak saya gembok,” terangnya.

Setelah selesai ibadah, kemudian dirinya bergegas pulang untuk beristirahat. Namun, saat tiba di tempat tinggalnya, dirinya mendapati pintu rumahnya dibobol dan isi rumahnya sudah diacak-acak oleh maling.

“Pintu rumah yang terkunci dijebol lalu kamar saya berantakan. Laci di rumah saya semuanya terbuka. Barang-barang berharga hilang. Disini saya tinggal seorang diri,” paparnya.

Disisi lain, ia mengatakan dari rekaman CCTV di kampungnya, aksi pencurian ini dilakukan oleh enam orang yang mengendarai sepeda motor. Dari penuturan ketua RT, kejadian ini terjadi sebelum salat Dzuhur.

“Dapat info dari Pak RT, dari CCTV yang dilihat katanya ada enam sampai delapan orang. Malingnya cepat sekali gak sampai 10 menit,” jelasnya.

Saat ini dirinya sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Ia berharap kasus ini segera terungkap dan barang berharganya bisa kembali lagi.

“Itu kamera buat saya kerja, meskipun hasilnya gak seberapa tapi kan bisa buat nyambung hidup. Yang penting kamera saya bisa balik lagi,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga, Kacung mengatakan, di kampungnya Jalan Brondongan RT 7 RW 3, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Semarang yang tak jauh dari kediaman korban, sebelum kejadian melihat sejumlah orang yang mencurigakan mengendarai motor untuk membeli minum di warung dekat rumahnya.

Pada saat itu, ada dua kendaraan bermotor dengan masing-masing motor ditumpangi empat orang masuk ke kampungnya dengan gerak gerik yang aneh. Dua orang berada di warung sedangkan dua orang lainnya terlihat mengamati situasi.

Setelah 10 menit berlalu, keempat orang itu pergi meninggalkan lokasi kejadian. “Sebenarnya saya curiga sama orang-orang ini. Pertama dia cuman beli minum tapi kok lama banget ditambah helmnya gak dilepas. Mereka ini naik motor pake plat nomor D, di warung beli minum dua orang, yang dua orang lainnya terlihat mengawasi di perempatan sana,” katanya.

“Nah bener, pas saya pulang dapet kabar ada pencurian. Ini kalau dicocokin sama CCTV, orang-orangnya juga sama pakai motor CBR warna merah, satunya motor mio. Terus satunya lagi saya kurang tahu,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved