URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
“Kemarin, kami mendapat arahan dari pak Presiden dan para Menteri mengenai empat poin yang menjadi prioritas. Mengenai masalah ekonomi, masalah kesejahteraan, masalah pertahanan keamanan, dan masalah stunting" terang Pelaksana tugas atau Plt wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sinergi dengan PKK, Ita Optimis Angka Stunting kota Semarang Nol Persen

Sinergi dengan PKK, Ita Optimis Angka Stunting kota Semarang Nol Persen

Sinergi dengan PKK, Ita Optimis Angka Stunting kota Semarang Nol Persen

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pelaksana tugas atau Plt wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu kembali mengingatkan apa yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo di tahun 2023 ini. “Kemarin, kami mendapat arahan dari pak Presiden dan para Menteri mengenai empat poin yang menjadi prioritas. Mengenai masalah ekonomi, masalah kesejahteraan, masalah pertahanan keamanan, dan masalah stunting. Pak Presiden hanya menambahkan mengenai penggunaan produk dalam negeri dan investasi. Tapi di luar dari itu, sering bicaranya hanya (empat) itu saja,” tutur Ita, sapaan akrab pelaksana tugas wali kota Semarang, Selasa (24/1/2023).

Saat menghadiri Rapat konsultasi PKK tahun 2023 di Ruang Lokakrida Balaikota tersebut, dirinya hanya akan menyampaikan apa yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dan para Menteri kepada para Kepala Daerah. “Saya diminta untuk penguatan ini tadi, Saya pasti bicara turunannya dari pusat seperti itu. Pak Ganjar Pranowo juga sama, setelah rapat, di medsosnya langsung bilang, gaspol perihal tadi,” lanjut Ita.

Menurutnya, Ibu-ibu yang tergabung dalam PKK memiliki peran sangat penting sebagai garda terdepan mengenai pengendalian inflasi, ketahanan pangan, kemiskinan, dan juga stunting. Ditambah lagi, jika salah satu faktor tersebut tidak bisa dikendalikan, maka faktor yang lain juga akan terpengaruh karena semua faktor saling berkaitan satu sama lain.

Lebih lanjut mengenai salah satu poin yang sudah disampaikan, dirinya sangat optimis jika angka stunting di Kota Semarang yang tadinya 1,4 persen bisa menjadi 0 persen. “Saya optimis 1,4 persen harus hilang, harus nol. Biar anak-anak kita jadi anak yang hebat, generasi emas Indonesia. Dan tentunya, perempuan berdaya, anak-anak terlindungi, Semarang semakin hebat dan Indonesia maju,” tegasnya.

Ita juga berharap, acara ini dapat membawa hasil yang luar biasa guna mendorong Kota Semarang semakin hebat. “Semoga acara ini bisa membawa hasil yang luar biasa untuk mendukung suami-suami panjenengan dalam mengelola dan bergerak bersama untuk menjadikan Kota Semarang semakin hebat,” pungkasnya.

Rapat Konsultasi PKK Tahun 2023 dihadiri oleh pengurus PKK tingkat kota, pengurus PKK kecamatan, dan pengurus PKK kelurahan serta beberapa OPD yang diharapkan mampu mensinergikan program-program kegiatan dengan program kegiatan yang dimiliki oleh PKK.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga