KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Checking Anggota dan Kendaraan Dinas

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Checking Anggota dan Kendaraan Dinas

Sambut Nataru, Satlantas Polres Salatiga Checking Anggota dan Kendaraan Dinas

Foto Arief Rasika
Kasatlantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni, saat cek peralatan anggota dalam rangka menghadapi musim hujan dan Nataru.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Salatiga melakukan pemeriksaan sarana prasarana penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan kendaraan dinas dalam menghadapi musim hujan, Natal dan tahun baru (nataru).rabu 6.12.2023 pagi.

Kepada rasikafm.com Kasatlantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni mengatakan apel dan kesiapan anggota ini dalam rangka menghadapi Nataru, apalagi saat ini sudah memasuki musim hujan, “Harapannya dengan adanya pemeriksaan dini, pelayanan untuk masyarakat bisa lebih maksimal dan cepat, terlebih dalam menghadapi Nataru”. Ujar Suci.

Pemeriksaan peralatan anggota yang dilakukan usai apel pagi dihadiri oleh sejumlah perwira dijajaran Satlantas Salatiga, bertempat di lapangan Satlantas jalan Diponegoro no 82 Salatiga.

Kasat Lantas menambahkan selain kesiapan anggotanya seperti pengecekan rompi, jas hujan dan senter juga dilakukan pengecekan terhadap 7 mobil dinas dan puluhan sepeda motor dinas.

Ia menegaskan jika persiapan ini juga merupakan bentuk dari kesiapan menghadapi musim hujan serta natal dan tahun baru (nataru).

Sementara itu saat disinggung masih adanya laka di Salib Putih. Pihak Satlantas akan memasang mmt himbauan disepanjang jalur rawan laka, sehingga diharapkan pengemudi akan lebih berhati hati, “kedepan akan kita pasang mmt dan papan penggumuman didaerah rawan laka, harapanya pengendara dari luar kota paham akan jalan yang mereka lewati” ujarnya.

Menurutnya Jalur menurun tajam itu sering terjadi kecelakaan dan mayoritas korban adalah pengendara mobil dari luar kota. Sehingga Satlantas Polres Salatiga melakukan pemasangan lebih banyak rambu-rambu di jalur tersebut.

Ditambahkanya, mendekati hari libur Nataru ini patroli keamanan malam juga ditingkatkan untuk mencegah adanya balap liar yang meresahkan masyarakat. Bahkan setiap malam pihaknya melakukan patroli titik-titik yang sering dijadikan balap liar.

“Balap liar kita sudah melakukan patroli. Pada malam libur kita juga melakukan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) untuk antisipasi balap liar dan pengendara yang memakai knalpot brong,” terang AKP Suci.

Operasi Nataru sendiri akan berlangsung pada 22 Desember 2023 sampai 2 Januari 2024. Pengecekkan kali ini dilakukan untuk memastikan perlengkapan anggota memenuhi standar.

“Satlantas Polres Salatiga memiliki 69 personil, tentunya semuanya siap melaksanakan operasi natal dan tahun baru,” tutup AKP Suci.

AKP Suci saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]