KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Permudah Akses Pemilih Difabel, KPU Kabupaten Semarang Sediakan TPS Inklusif

Permudah Akses Pemilih Difabel, KPU Kabupaten Semarang Sediakan TPS Inklusif

Permudah Akses Pemilih Difabel, KPU Kabupaten Semarang Sediakan TPS Inklusif

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang berkomitmen untuk memberi kemudahan akses bagi para pemilih difabel pada pemilu serentak 2024. Salah satunya adalah dengan menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ramah bagi penyandang disabilitas atau TPS inklusif.

Berdasarkan data, jumlah pemilih difabel di Kabupaten Semarang sebanyak 3.943 orang yang tersebar di 19 kecamatan. Jumlah itu terdiri dari beberapa kategori seperti disabilitas fisik, intelektual, mental, wicara, rungu, dan netra.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono mengungkapkan, penyediaan TPS inklusif itu dimaksudkan agar pemilih disabilitas dapat memberikan hak suara dengan mudah dan nyaman. Sebab, mereka memiliki hak dan peluang yang sama dengan masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dalam pemilu.

“Kami sudah menganalisis dan mencatat ada beberapa kategori difabel saat tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) Daftar Pemilih Tetap (DPT). Setiap kategori, akan diatur mekanismenya seperti apa,” kata Bambang saat acara ‘Ngopi Bareng’ di kantor sekretariat KPU Kabupaten Semarang di Ungaran, Selasa (5/12/2023) petang.

Bambang mencontohkan, bagi pemilih difabel yang menggunakan kursi roda dan tongkat bisa memilih untuk menggunakan pendamping atau tidak. Bagi yang menggunakan jasa pendamping, bisa berasal dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atau orang yang ditunjuk langsung oleh pemilih disabilitas.

“Pendamping harus memenuhi persyaratan dan menandatangani formulir C3 yang merupakan surat pernyataan pendamping diizinkan pemilih untuk mendampingi dan pendamping tidak boleh memengaruhi pemilih,” ujarnya.

Bagi pemilih tunanetra, selain disediakan jasa pendamping untuk membantu dalam menggunakan hak suaranya, di TPS juga akan disediakan alat bantu berupa template berhuruf braille. Sedangkan bagi penyandang tunarungu, akan disediakan tulisan agar bisa mengetahui letak meja KPPS, nomor TPS, dan tempat bilik suara.

“Harapan kami, seluruh masyarakat dapat terfasilitasi saat menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu 2024,” terangnya.

Sementara berkaitan dengan TPS di lokasi khusus, Bambang menambahkan akan disediakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambarawa dan seluruh rumah sakit. Khusus di rumah sakit, TPS yang ada di sekitarnya akan bergerak karena berkaitan dengan jumlah pasien.

“Fluktuasinya baru akan diketahui pada H-1 pemungutan suara, sehingga TPS sekitar rumah sakit yang akan bertugas memfasilitasi mereka,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]