URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan pembangunan Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jawa Tengah. Sebanyak 82 kepala keluarga (KK) dari Dusun Kedungglatik terdampak dan harus direlokasi, dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan lahan seluas 2,3 hektare sebagai lokasi baru.

Mbak Google

KABAR RASIKA

82 KK Dusun Kedungglatik Terdampak PSN Bendungan Jragung Bakal Direlokasi, Ketua DPRD: Tunggu Kesiapan Listrik dan Air Bersih

82 KK Dusun Kedungglatik Terdampak PSN Bendungan Jragung Bakal Direlokasi, Ketua DPRD: Tunggu Kesiapan Listrik dan Air Bersih

82 KK Dusun Kedungglatik Terdampak PSN Bendungan Jragung Bakal Direlokasi, Ketua DPRD: Tunggu Kesiapan Listrik dan Air Bersih

Bendungan Jragung

Foto:/IST

Bendungan Jragung
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengerjakan pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ada di Jawa Tengah yakni Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

Berkaitan dengan hal itu, sebanyak 82 kepala keluarga (KK) yang ada di Dusun Kedungglatik terdampak dan harus direlokasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang telah menyiapkan lahan seluas 2,3 hektare yang akan digunakan sebagai lokasi permukiman yang baru bagi masyarakat yang terdampak.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menyampaikan relokasi warga harus menunggu kesiapan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) seperti area pemakaman, sarana air bersih, listrik, dan infrastruktur jalan.

“Pemindahan harus nunggu semuanya siap. Kasihan kalau sudah relokasi tapi listrik dan air belum ada,” ungkap Bondan di Ungaran, Selasa (27/2/2024).

Bondan menyebut Strategic Energy Technology (SET) Plan telah disiapkan. Luasan 2,3 hektare yang ada itu selain akan digunakan sebagai permukiman, juga area makam.

“Harapan kami pembiayaan dari Kementerian PUPR karena nominalnya besar. Semoga dalam beberapa bulan ke depan masyarakat sudah bisa direlokasi,” sambungnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menegaskan relokasi warga akan dilakukan secara adil dan manusiawi. Salah satunya dengan menyediakan air bersih dan fasilitas listrik terlebih dahulu. Bupati juga memastikan proses relokasi akan memperhatikan kesejahteraan warga.

“Termasuk menyiapkan lahan relokasi yang memadai dengan dukungan fasum berupa tempat ibadah dan jalan penghubung yang layak,” ujarnya.

Sementara Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang Zaenal Arifin melaporkan saat ini telah disediakan lahan seluas 2,3 hektare. Lahan itu akan digunakan untuk relokasi 82 KK terdampak yang akan dibagi menjadi 82 kavling dengan luas masing-masing 140 meter persegi.

“Bupati Semarang akan mengirim surat kepada Menteri PUPR untuk menyediakan sarana prasarana pendukung area relokasi. Diantaranya sarana pendukung sumber air bersih, jalan, IPAL komunal dan pengelolaan sampah,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga