KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Aksi Penyerangan Bersenjata Tajam Kembali Terjadi di Kota Semarang, Lima Orang Terkena Luka Bacok

Aksi Penyerangan Bersenjata Tajam Kembali Terjadi di Kota Semarang, Lima Orang Terkena Luka Bacok

Aksi Penyerangan Bersenjata Tajam Kembali Terjadi di Kota Semarang, Lima Orang Terkena Luka Bacok

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Aksi penyerangan kembali terjadi di Kota Semarang. Kali ini, sejumlah remaja melakukan tindakan kekerasan di sekitar Pasar Dargo Jalan Dr Cipto, Kecamatan Semarang Timur pada Minggu (22/1/2023) dini hari.

Akibat peristiwa itu, lima orang mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Iwan Kurniawan, melalui Kanit Reskrim Polsek Semarang Timur, Ipda Bunawi mengatakan, kelima korban itu masing-masing bernama Toni Susilo (30), Gunawan Wibisono (23), Dodik Prasetyo (30), warga Semarang Timur, dan Irvan Erianto (20) warga Gayamsari Semarang. Sedangkan satu orang korban yang belum diketahui identiasnya kini dirujuk ke RSUP Kariadi untuk penanganan medis.

Dirinya menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian bermula ketika para korban sedang nongkrong di halaman Ruko Argo Blok C.15. Lalu menurut keterangan saksi dan para korban, para pelaku awalnya melintas sambil mengawasi dan saling bertatapan.

Kemudian, pada pukul 02.30 WIB, ada gerombolan remaja yang menghampiri para korban dan langsung melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam. “Selang satu jam, sekitar 20 orang datang melakukan penyerangan dengan senjata tajam dan membabi buta,” ujar Ipda Bunawi kepada wartawan, Minggu (22/1/2023) malam.

“Ada lima orang (korban), tiga rawat jalan di Rumah Sakit Panti Wilasa, 2 korban dirujuk ke RSUP Dokter Kariadi. Luka kebanyakan di lengan dan bahu belakang. Sedangkan ada juga satu korban yang dirujuk ke RSUP Kariadi belum diketahui identitasnya,” paparnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian terkait peristiwa itu. Unit Reskrim Polsek Semarang Timur dan Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang kini juga memburu pelaku penyerangan itu.

“Kami dibantu Tim Resmob Polrestabes Semarang, masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]