URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Petugas evakuasi korban laka: Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di dekat Putaran Atas wilayah Kumpulrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Sabtu pagi (20/06/2026) pagi.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy Nomor Polisi AD-6827-BHD. Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henri Sulistiyanto menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, sepeda motor Honda Scoopy melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke dalam parit. Akibatnya terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” jelas AKP Henri Sulistiyanto melalui siaran pers.

Akibat kejadian tersebut, pengendara berinisial AF (21) mengalami luka berat pada bagian kepala. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memasang penandaan di lokasi kecelakaan, serta melakukan pengecekan terhadap korban di rumah sakit.

Polres Salatiga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Salatiga.

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara