URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pohon kersen tumbang akibat angin kencang di kawasan Makam China Ngebong, Jalan Ahmad Dahlan, Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Jumat (27/2/2026). BPBD Salatiga memastikan tidak ada korban jiwa. Pohon setinggi sekitar lima meter menimpa nisan makam dan kabel optik, lalu dievakuasi petugas menggunakan gergaji mesin.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angin Kencang, Belasan Nisan di Makam Ngebong Salatiga Tertimpa Pohon Kersen

Angin Kencang, Belasan Nisan di Makam Ngebong Salatiga Tertimpa Pohon Kersen

Angin Kencang, Belasan Nisan di Makam Ngebong Salatiga Tertimpa Pohon Kersen

Anggota BPBD Kota Salatiga saat membersihkan pohon yang tumbang di Makam China Ngebong Salatiga. Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat angin kencang, sebuah pohon kersen berukuran besar tumbang di kawasan Makam China Ngebong, Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jumat (27/2/2026) siang. Akibat kejadian itu sejumlah nisan makam rusak setelah tertimpa batang pohon. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga Sutarto mengonfirmasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di tengah cuaca ekstrem tersebut.

“Pohon kersen yang berada di area makam tumbang. Pohon berukuran tinggi sekira lima meter dengan diameter 50 centimeter,” ungkap Sutarto.

Seperti diketahui wilayah Salatiga sedang dilanda angin kencang. Embusan angin yang kuat di area Makam Ngebong akhirnya membuat pohon kersen tersebut roboh hingga menimpa kabel optik dan fasilitas makam.

“Sejak pagi hingga siang memang di wilayah Salatiga terjadi angin kencang. Termasuk di area Makam Ngebong hingga kemudian menyebabkan pohon tumbang dan menimpa kabel optic serta nisan makam, kerusakan ringan,” katanya.

Pantauan wartawan, proses evakuasi Menggunakan Gergaji Mesin Segera setelah menerima laporan, anggota BPBD Kota Salatiga bersama para relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas memotong batang pohon yang melintang dan menimpa nisan agar area makam kembali rapi.

“Anggota dengan peralatan seperti gergaji mesin langsung melakukan evakuasi pohon tumbang tersebut. Kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Sutarto.

Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, Sutarto mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mencari tempat berlindung yang kokoh saat terjadi angin kencang maupun hujan deras. Ia menyarankan warga menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame yang rawan roboh.

“Saat ada angin kencang, hujan deras, lebih baik mencari tempat berteduh yang aman untuk menghindari jadi korban bencana,” kata Sutarto. Hingga sore hari, proses pembersihan material pohon telah selesai dilakukan. Kabel optik yang sempat tertimpa juga telah dilaporkan kepada pihak terkait untuk segera diperbaiki guna menghindari gangguan komunikasi di kawasan sekitar.

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"