URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah secara aktif melibatkan unsur masyarakat dalam upaya pencegahan pelanggaran kampanye Pemilu 2024, terutama terkait kampanye hitam, berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian yang tersebar melalui media sosial. Melalui kegiatan Pembekalan Pengawas Patroli Siber, Pencegahan Pelanggaran Kampanye, dan Konten Internet, Bawaslu Jateng berfokus pada strategi pencegahan yang melibatkan sosialisasi, pendidikan politik, serta kolaborasi dengan pihak kepolisian, diskominfo, dan organisasi wartawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Kampanye Hitam, Bawaslu Jateng Terapkan Patroli Siber di Media Sosial

Antisipasi Kampanye Hitam, Bawaslu Jateng Terapkan Patroli Siber di Media Sosial

Antisipasi Kampanye Hitam, Bawaslu Jateng Terapkan Patroli Siber di Media Sosial

Foto: Gus Djoyo
Anggota Komisioner Bawaslu Jateng, Sosiawan bersama jajarannya, membuka acara Pembekalan Pengawas Patroli Siber, Pencegahan Pelanggaran Kampanye dan Konten Internet yang digelar Bawaslu Jateng di Metro Park View Hotel, 7-8 Desember 2023.
featured-img

Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah memandang penting melibatkan unsur masyarakat dalam upaya pencegahan pelanggaran kampanye Pemilu 2024, terutama terkait kampanye hitam, berita bohong (hoax), dan ujaran kebencian, khususnya yang tersebar melalui media sosial. Bawaslu menilai bahwa pelanggaran semacam itu dapat merugikan kualitas Pemilu, mengancam demokrasi, bahkan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Upaya Pencegahan dan Kolaborasi dengan Pihak Terkait

Anggota Komisioner Bawaslu Jawa Tengah, Sosiawan, menjelaskan bahwa kampanye hitam, hoax, dan ujaran kebencian cenderung muncul selama gelaran kampanye pemilu, dan oleh karena itu, perlu diwaspadai secara terus-menerus. Upaya pencegahan dapat berupa sosialisasi, pendidikan politik, dan melibatkan relawan patroli siber. Kolaborasi dengan kepolisian, diskominfo, dan organisasi wartawan menjadi strategi preventif dalam pengawasan yang dilakukan oleh masyarakat melalui pihak-pihak tersebut.

Sosiawan melanjutkan bahwa Bawaslu telah melakukan pemetaan terhadap kerawanan Pemilu 2024, termasuk penyebaran hoax dan kampanye hitam, politik uang, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), netralitas ASN, TNI-Polri, serta pengerahan aparat desa. Harapannya, kegiatan pembekalan seperti Pembekalan Pengawas Patroli Siber, Pencegahan Pelanggaran Kampanye, dan Konten Internet dapat membentuk patroli relawan siber di seluruh Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Partisipasi Masyarakat dan Kolaborasi dengan Pihak Eksternal

Saat ini, beberapa Bawaslu kabupaten/kota sudah memiliki pasukan atau relawan siber dengan melibatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), polres setempat, dan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo). Sosiawan menekankan bahwa partisipasi publik dalam patroli siber tidak hanya berkaitan dengan Pemilu, tetapi juga dapat menangani masalah sosial dan kebangsaan.

Dengan melibatkan pasukan siber dan masyarakat aktif dalam pengawasan konten internet, diharapkan dapat mengatasi tantangan kampanye Pemilu 2024, seperti misinformasi, disinformasi, penyebaran hoax, doxing data pribadi, dan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Syifaul Arifin, narasumber dari Presidium Mafindo, menekankan pentingnya kolaborasi cek fakta bersama Bawaslu untuk memastikan bahwa berita yang muncul mendukung kampanye pemilu yang berintegritas dan damai.

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved