URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seekor lutung ekor panjang membuat heboh staf dan pegawai kantor Kecamatan Ungaran Barat pada Kamis (25/7/2024) setelah masuk melalui pintu utama gedung dan menuju ruangan lantai dua. Sekretaris Camat Ungaran Barat, Edy Wuryanto, menjelaskan bahwa lutung tersebut masuk saat semua pegawai berada di ruangannya masing-masing.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Heboh! Lutung Ekor Panjang Ini Ikut “Ngantor” di Kecamatan Ungaran Barat

Heboh! Lutung Ekor Panjang Ini Ikut “Ngantor” di Kecamatan Ungaran Barat

Heboh! Lutung Ekor Panjang Ini Ikut “Ngantor” di Kecamatan Ungaran Barat

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang berusaha mengevakuasi seekor lutung ekor panjang yang masuk ke ruang kerja Kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kamis (25/7/2024). Foto: tangkapan layar video warga
Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang berusaha mengevakuasi seekor lutung ekor panjang yang masuk ke ruang kerja Kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kamis (25/7/2024). Foto: tangkapan layar video warga
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seekor lutung ekor panjang membuat heboh seluruh staf dan pegawai kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kamis (25/7/2024). Hewan primata itu tampak masuk ke ruang kerja melalui pintu utama gedung.

Sekretaris Camat Ungaran Barat Edy Wuryanto mengatakan, lutung itu masuk ke gedung saat semua pegawai berada di ruangannya masing-masing.

“Masuk dari pintu utama menuju ruangan lantai dua,” ujarnya.

Mengetahui hal tersebut, staf kecamatan langsung menghubungi petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang untuk melakukan evakuasi. Lutung berhasil ditangkap petugas dan dimasukkan ke kandang.

“Sudah diamankan dan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng,” kata dia.

Edy menjelaskan, sebelumnya lutung ekor panjang ini sudah pernah terlihat oleh beberapa pegawai kecamatan di daerah Desa Lerep. Seorang personel Satpol PP dan Damkar yang berdomisili di Dusun Soka juga mengaku pernah melihatnya turun ke permukiman warga.

“Masuk ke sini juga baru ini. Sebelumnya tidak pernah,” ungkapnya.

Ditambahkan Edy, setahu dia wilayah pegunungan dan hutan di Ungaran Barat hingga ke daerah Curug Lawe Desa Kalisidi merupakan habitat monyet warna abu-abu.

“Untuk lutung ini kurang tahu habitatnya di mana. Mungkin di daerah pegunungan atas sana juga ada, karena kekurangan makanan sehingga masuk ke permukiman warga,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta