URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dunia maya dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukkan sekelompok remaja melakukan konvoi di komplek pemukiman warga di Salatiga pada Rabu (24/7/2024). Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan gerombolan remaja membawa senjata tajam sambil menaiki 21 motor, masing-masing berboncengan 2-3 orang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Viral di Medsos, Konvoi Remaja Bawa Sajam di Perum Dliko Indah Salatiga

Viral di Medsos, Konvoi Remaja Bawa Sajam di Perum Dliko Indah Salatiga

Viral di Medsos, Konvoi Remaja Bawa Sajam di Perum Dliko Indah Salatiga

Dunia maya dihebohkan oleh sebuah video yang menunjukkan sekelompok remaja melakukan konvoi di komplek pemukiman warga di Salatiga pada Rabu (24/7/2024). Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan gerombolan remaja membawa senjata tajam sambil menaiki 21 motor, masing-masing berboncengan 2-3 orang.
Foto Tangkapan Layar
Sekelompok pemuda diduga bersajam saat melintas di perum Dliko Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam dua hari ini didunia maya beredar sebuah video yang memperlihatkan sekelompok remaja tengah melakukan konvoi di komplek pemukiman warga di Salatiga, Rabu (24/7/2024).

Pada video berdurasi kurang dari satu menit tersebut nampak gerombolan remaja turut membawa senjata tajam.

Dari video yang diduga bersumber rekaman CCTV itu memperlihatkan sekelompok remaja menaiki kendaraan roda dua sejumlah 21 motor dengan masing-masing berboncengan 2-3 orang.

Pada video yang kemudian viral di Whatshapp Group tersebut diduga terjadi di Kawasan Perumahan Lembah Hijau dan Dliko Indah Sidorejo, Kota Salatiga pada Selasa (23/7/2024) sekira pukul 04.30.

Seorang warga Perumahan Dliko Indah Budi Prastowo mengaku resah atas adanya sekelompok remaja keliling komplek dengan membawa senjata tajam.

“Itu, saya lihat videonya ngeri sajamnya gede. Apalagi sambil diayun-ayunkan begitu. Nggak tau mereka dari mana, tapi bikin resah. Kalau saya kira hendak melintas, tapi akhirnya putar balik karena pas jalan buntu,” terangnya kepada wartawan Rabu (24/7/2024)

Budi mengaku, pasca kejadian itu kini seluruh jalan masuk perumahan diberlakukan portal. Jika sebelumnya, tetap dibuka jalur yang menghubung ke Jalan Lingkar Salatiga (JLS) semua ditutup demi keamanan bersama.

Terpisah, Plh Kasie Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo saat dikonfirmasi menyampaikan atas peristiwa tersebut karena dinilai meresahkan sudah ada warga yang melapor.

“Tapi, karena sementara tidak ada kejadian. Jadi, sebatas melaporkan ke aparat keamanan untuk langkah diantisipasi,” katanya

Ipda Sutopo mengimbau, warga setempat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas terutama ketika malam hari. Kemudian, warga pemukiman agar mengaktifkan patroli atau ronda ketika malam.

Pihaknya melanjutkan, atas peristiwa yang terekam CCTV kemudian viral di media sosial whatshapp itu kepolisian terdekat bakal rutin melakukan patroli.

“Nanti, Polsek Sidorejo akan melakukan patroli. Tapi, warga saya imbau juga menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal mereka. Yang tidak ada Satpam 24 jam mungkin bisa dipasangi CCTV,” ujarnya.

Vidio viral di Medsos sekelompok remaja bawa Sajam (Vidio dok IST)

BACA JUGA :

Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved