KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pelajar Bawa Celurit Ditangkap Polisi saat akan Perang Sarung di Salatiga

Pelajar Bawa Celurit Ditangkap Polisi saat akan Perang Sarung di Salatiga

Pelajar Bawa Celurit Ditangkap Polisi saat akan Perang Sarung di Salatiga

Satreskrim Polres Salatiga menangkap seorang pelajar berinisial ADA dan menemukan senjata tajam di sekitar Salib Putih, Jalan Raya Salatiga-Kopeng, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga pada Sabtu (15/3/2025) dini hari. P
Foto dok IST
Anggota Polres Salatiga mengamankan senjata tajam yang akan digunakan untuk tawuran

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satreskrim Polres Salatiga menangkap seorang pelajar dan mendapati senjata tajam di sekitar Salib Putih, Jalan Raya Salatiga-Kopeng, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga pada Sabtu (15/3/2025) dini hari.

Pelajar berinisial ADA, warga Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang tersebut diduga termasuk dalam rombongan yang hendak tawuran bersama puluhan orang lain.

Dalam siaran persnya, Plh Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo mengatakan, runtutan kejadian diawali dengan enam orang sedang berkumpul dan mengonsumsi minuman keras berjenis arak di Kintelan, Desa Candi, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Jumat (14/3/2025) malam.

Empat orang di antaranya kemudian memutuskan berpindah tempat menuju kawasan Salib Putih dan berkumpul dengan gerombolan lainnya yang berjumlah sekira 20 orang.

“Mereka pindah karena dimintai tolong rekannya untuk perang sarung melawan anak Promasan,” kata Sutopo.

Setelah itu, sebagian gerombolan itu berpindah ke daerah Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga karena mendapat informasi adanya tiga orang yang membawa senjata tajam.

Sementara empat orang masih menunggu di sekitar Salib Putih.

“Mengetahui ada mobil patroli polisi, keempat orang itu lari menghindar, namun dicegat warga.

Tiga orang berinisial A, D, dan P langsung kami tangkap dan bawa ke Mapolres Salatiga untuk penanganan lebih lanjut,” imbuh Ipda Sutopo.

Polisi juga menemukan satu senjata tajam berupa celurit yang diduga hendak digunakan pelaku untuk tawuran.

Satu orang yang diduga membawa senjata tersebut kemudian ditangkap polisi.

“Sedangkan dua lainnya sebatas menjadi saksi,” pungkas dia.

Kabar Terkini

POPULER

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
Warung Murah Berkah di Jalan Nakula Sadewa, Salatiga, menyajikan mangut kepala manyung dan sekitar 20 menu masakan Jawa setiap hari. Warung milik Hariyani ini buka pukul 06.30–14.00 WIB dengan harga terjangkau, mulai Rp5.000, termasuk kepala manyung Rp25.000–Rp40.000, serta ramesan sekitar Rp10.000.
Kepala Manyung Warung Murah Berkah, Solusi Cerdas Dikala Lapar, Harga Bersahabat
[pekok2]