Banjir Terjang Perumahan Wahyu Utomo Semarang, Warga Minta Bantuan Turun Cepat
Warga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang agar bantuan musibah alam ini segera diturunkan. Hal itu agar meringankan beban warga yang terkena musibah.
Warga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang agar bantuan musibah alam ini segera diturunkan. Hal itu agar meringankan beban warga yang terkena musibah.
Sejumlah Rukun Tetangga (RT) di Rukun Warga (RW) 6 Perumahan Wahyu Utomo, Kelurahan Tambak Aji, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang terendam banjir lumpur.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal melakukan kunjungan studi tiru ke FKUB Kota Salatiga.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti Tour de Borobudur 2022, Minggu (6/11). Berbeda dengan hari pertama, pelaksanaan TDB kali ini diperuntukkan bagi para penghobi.
Dalam pertemuan itu para buruh menginginkan agar penetapan UMP tidak berdasar pada PP Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan. Di dalamnya, mengatur agar pada pemerintah dalam penetapan UMP-nya memilih berdasarkan inflasi atau pertumbuhan ekonomi.
Ditlantas Polda Jateng mulai melakukan uji coba penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik itu mobile ETLE maupun drone ETLE. Hal itu dilakukan menyusul adany arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit terkait larangan penilangan secara manual kepada pelanggar lalu lintas
Ditreskrimum Polda Jateng dan jajaran Polresta Cilacap serta Polres Temanggung berhasil membekuk dua komplotan maling spesialis pecah kaca mobil di wilayah Jawa Tengah. Dalam perkara ini, kepolisian mengamankan 6 orang tersangka komplotan yang melakukan aksinya di Temanggung dan 5 orang tersangka di Cilacap.
Mantan pemain PSIS, Idrus Gunawan didatangkan oleh Manajemen PSIS untuk melengkapi komposisi kursi kepelatihan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mencopot baliho bergambar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang bertuliskan “Harus Nurut”. Pencopotan baliho ini dilakukan karena tidak memiliki izin.
Plt. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan pentingnya masyarakat memahami empat pilar MPR RI sebagai bentuk upaya mempertahankan jati diri bangsa. Menurutnya, saat ini ada paham radikal anti Pancasila yang menyusup di wilayah-wilayah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya.