KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Satpol PP Semarang Copot Baliho Ganjar “Harus Nurut”

Satpol PP Semarang Copot Baliho Ganjar “Harus Nurut”

Satpol PP Semarang Copot Baliho Ganjar “Harus Nurut”

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mencopot baliho bergambar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang bertuliskan “Harus Nurut”. Pencopotan baliho ini dilakukan karena tidak memiliki izin.

Petugas Satpol PP Semarang mencari baliho tersebut menaiki mobil pickup menyisir sejumlah titik di Kota Semarang. Lalu petugas menemukan baliho diantaranya di Jalan Erlangga, dan Jalan Gombel lama dan Baru. Petugas lalu menurunkan dan menyitanya.

Kepala Satpol PP Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pencopotan baliho ini sesuai dengan Perda Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pemasangan Reklame. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah terkait pencopotan tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Satpol propinsi, kami sampaikan bahwa pemasangan MMT atau apapun selama tidak ada izinnya kami lepas karena dasar kami Perda Nomor 4 Tahun 2019 tentang reklame. Dan kebetulan memang pemasangan itu tidak atas izin Satpol PP sehingga kami lepas,” ujar Fajar kepada wartawan, Jumat (4/10).

Menurutnya, pencopotan baliho ini penting dilakukan untuk menjaga kondusifitas di kota ini. Selain itu, juga bertujuan menjaga keindahan dan kebersihan kota.

“Kami lepas karena kami ingin Semarang landai tidak ada masalah. Semarang tertib, bendera parpol selama tidak ada izin kesbangpol maka kita ambil,” tegas dia.

Meski baru menemukan 3 titik pemasangan baliho itu di Semarang, pihaknya akan terus melalukan penyisiran. “Nanti kalau ada lagi tolong kami diberi tahu nanti kita ambil. Memang tugas Satpol PP selalu melalukan penindakan reklame tidak berizin,” kata Fajar.

Untuk diketahui, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta baliho bergambar dirinya dicopot. Ia merasa tidak enak karena ada foto dirinya yang bisa merusak pemandangan.

“Nggak tahu yang buat siapa. Nanti kalau ngelek-ngeleki pemandangan ono rupaku, apalagi nggak izin, dicopot saja, lah. Nggak enak saya,” ujar Ganjar

Sebelumnya, beredar baliho bertuliskan “Petugas Partai Harus Nurut. Saya Sejutu.” terpasang di sejumlah titik di Kota Semarang. Baliho itu memajang foto Gubernur Jawa Tengah memakai baju partai dengan latar belakang bewarna merah serta lambang PDIP Perjuangan.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]