KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bareng Pemkot Magelang, Ganjar Bangunkan Puluhan Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

Bareng Pemkot Magelang, Ganjar Bangunkan Puluhan Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

Bareng Pemkot Magelang, Ganjar Bangunkan Puluhan Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terus menggenjot percepatan program pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. Tak hanya bergerak sendiri, Ganjar menggandeng sejumlah pihak termasuk bupati/wali kota untuk bersama-sama menuntaskan problem itu.

Di Kota Magelang, Ganjar bersama Pemkot Magelang bekerjasama membangunkan rumah untuk masyarakat miskin. Rumah berbasis komunitas itu dibangun di Kampung Tulung Kelurahan Magelang Kota Magelang.

Uniknya, rumah itu dibangun permanen dengan dana sharing antara Pemprov Jateng dengan Pemkot Magelang. Pemkot Magelang membeli tanah untuk dibangunkan rumah itu. Sementara bangunan rumah, anggarannya dari Pemprov Jateng.

“Ini salah satu contoh yang bagus untuk kita memberikan layanan perumahan pada masyarakat. Dengan pak Wali Kota Magelang ini, kia bantu warga yang dulu menghuni Rusunawa Magelang,” kata Ganjar saat meninjau pembangunan rumah itu, Jumat (14/1).

Pola sharing ini lanjut Ganjar akan dijadikan contoh di daerah lain. Jadi pemerintah daerah setempat yang menyediakan lahan, masyarakat menyicil dengan angsuran rendah dan bangunan rumah dari bantuan provinsi.

“Ini mereka bayar angsuran Rp355 ribu, relatif mereka mampu. Kami bantu bangun konstruksi rumahnya. Saya terimakasih banyak, karena yang mengerjakan ini dari teman-teman TNI, mereka dikerahkan untuk membantu,” jelasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]