URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Basarnas Semarang atau Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang mengirimkan 20 personel dari Tim Penolong ke Cianjur, Jawa Barat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Basarnas Semarang Kirim Puluhan Personel Bantu Evakuasi Bencana Gempa di Cianjur

Basarnas Semarang Kirim Puluhan Personel Bantu Evakuasi Bencana Gempa di Cianjur

Basarnas Semarang Kirim Puluhan Personel Bantu Evakuasi Bencana Gempa di Cianjur

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Basarnas Semarang atau Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang mengirimkan 20 personel dari Tim Penolong ke Cianjur, Jawa Barat. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, hal itu dilakukan untuk membantu penanganan dan evakuasi korban terdampak gempa bumi yang terjadi pada Senin (21/11/22) siang pukul 13.21 WIB.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, masih ada korban yang belum dievakusi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/11/2022).

Dirinya mengatakan, kekuatan gempa yang terjadi yaitu 5,6 SR. Dengan kekuatan tersebut, gempa mampu mengakibatkan banyak rumah rusak hingga menimbun warga.

“Mengingat area terdampak gempa yang cukup luas, sehingga kami memberangkatkan satu tim untuk membantu penanganan disana,” terangnya.

Heru menjelaskan, para personel yang dikirim telah dilengkapi dengan alat pelindung diri dan perlengkapan yang memadai. Sejumlah alat juga dibawa untuk membantu proses evakuasi.

“Tim kami lengkapi dengan peralatan urban SAR yang memang diperuntukkan bila terjadi gempa seperti gergaji beton, tabung lifting bags, alat pengungkit, dan lain sebagainya,” bebernya. .

Disisi lain, Heru menyebut personel yang diterjunkan ini telah memiliki kualifikasi urban SAR dan juga kemampuan Pertolongan medis pertama atau medical first responder. Nantinya tim akan bekerja sama denga di Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung untuk memperkuat tim rescue.

“Dengan adanya tim yang kami kirimkan, semoga bisa mempercepat penanganan evakuasi korban gempa sehingga mampu meminimalisir korban jiwa lebih banyak lagi,” imbuhnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon