URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga Menindak Para Remaja dalam Aksi Balap Liar di Jalan Diponegoro. Upaya Patroli Antisipasi untuk Menjaga Kamtibmas dan Keamanan Kota Salatiga. Sat Lantas Polres Salatiga Komitmen Terapkan Penegakan Hukum bagi Pelanggar Aturan Lalu Lintas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Belasan Motor yang Akan Balap Liar diamankan Polisi, Pemilik Pasrah

Belasan Motor yang Akan Balap Liar diamankan Polisi, Pemilik Pasrah

Belasan Motor yang Akan Balap Liar diamankan Polisi, Pemilik Pasrah

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Tindakan pengamanan itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas, Polres Salatiga melakukan berbagai upaya untuk menjaga kota Salatiga tetap aman dan kondusif. Bahkan sesaat setelah kegiatan patroli rutin yang dilakukan oleh personil gabungan piket Polres Salatiga, jeda waktu tersebut justru dimanfaatkan oleh para remaja untuk merencakan aksi balap liar di Jalan Diponegoro Salatiga.

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Salatiga berhasil menindak sejumlah pemuda yang menggunakan kendaraan bermotor knalpot tidak standar sehingga menimbulkan suara bising dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Ada belasan sepeda motor yang terlibat dalam rencana aksi balap liar di Jalan Diponegoro Kota Salatiga berhasil diamankan. Minggu (30/07/2023) dini hari.

“Dalam kegiatan patroli antisipasi balap liar, Satlantas Polres Salatiga berhasil menindak belasan pengendara sepeda motor yang terlibat dalam aksi tersebut,” ucap Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Suci Nugraheni, SH.

“Kegiatan ini untuk mengantisipasi kerawanan yang ada di tengah masyarakat. Jika melihat potensi kerawanan segera koordinasi dan bersinergi melaksanakan penindakan, hal ini guna menciptakan Kota Salatiga yang aman dan kondusif,” Ucap Suci.

Lebih lanjut kasat lantas menyampaikan tak henti-hentinya Sat Lantas Polres Salatiga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tertib berlalulintas. Sat Lantas Polres Salatiga juga senantiasa berkomitmen untuk melakukan kegiatan preventif dan preemtif serta penegakan hukum bagi siapapun yang melakukan kegiatan yang melanggar aturan lalu lintas.

Kasatlantas AKP Suci saat diwawancarai media

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon