URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 16 tim dari Kabupaten Semarang, Salatiga, dan sekitarnya ambil bagian dalam turnamen sepak bola antar kampung bertajuk "Bener Bersatu Cup 2022". Pertandingan ini dimulai Sabtu (28/5)

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bener Bersatu Cup 2022, Ajang Mencari Bibit Pemain Sepak Bola Berkualitas Dari Tingkat Desa

Bener Bersatu Cup 2022, Ajang Mencari Bibit Pemain Sepak Bola Berkualitas Dari Tingkat Desa

Bener Bersatu Cup 2022, Ajang Mencari Bibit Pemain Sepak Bola Berkualitas Dari Tingkat Desa

featured-img

Sedikitnya 16 tim dari Kabupaten Semarang, Salatiga, dan sekitarnya ambil bagian dalam turnamen sepak bola antar kampung bertajuk “Bener Bersatu Cup 2022”. Pertandingan ini dimulai Sabtu (28/5) dan berakhir pada 12 Juni mendatang bertempat di Lapangan sepak bola Pule di Desa Bener kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Turnamen dibuka oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, Drs. Pujo Pramujito, yang ditandai dengan tendangan bola pertama, yang disaksikan oleh Camat Tengaran Dewanto Leksono dan Kades Patemon, Puji Rahayu serta tamu undangan lainnya.

Dalam wawancaranya dengan sejumlah wartawan Pujo berharap turnamen ini bisa ,menjadi cikal bakal pemain sepak bola yang bisa diandalkan untuk Kabupaten Semarang seperti klub Persikas.

“Saya yakin dengan kejuaraan ini akan muncul bakat bakat terpendam untuk memajukan persepak bolaan dikabupaten Semarang. Kami berharap kejuaraan seperti ini juga dilakukan di kecamatan lain di wilayah Kabupaten Semarang ini,” kata Pujo, usai membuka turnamen.

Menurut Pujo, sebenarnya gagasan turnamen ini sudah ada sejak tiga tahun lalu. Namun karena adanya pandemi Covid 19, baru bisa terlaksana tahun ini, seiring menurunnya kasus virus corona.

Ketua panitia, Anto Eko Kristiono mengatakan, kejuaraan digelar selain untuk mencari bibit sepak bola, juga untuk mempersatukan warga di desa ini. Sebanyak 16 tim akan memainkan pertandingan yang digelar setiap sore hari. para pemenang akan mendapatkan piala bergilir, piala tetap, dan sejumlah uang pembinaan.

“selain itu, hasil dari turnamen ini, dana yang terkumpul nantinya akan kami gunakan untuk merehap lapangan sepak bola Pule. Seperti meratakan permukaan lapangan, agar ke depan bisa untuk latihan dan menggelar kejuaraan lagi guna mencari bibit sepak bola,” katanya.

– Pujo Pramujito saat diwawancarai Rasika FM
– Anto Eko Kristiono ketua panitya Bener Bersatu Cup 2022

Anto menambahkan meski dengan persiapan mendadak namun ia mengaku bangga ajang Bener Bersatu Cup 2022 bisa terlaksana, ini juga membuktikan kerja keras panitya bisa diandalkan “selain panitya, saya juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan sponsor utama ibu Tuti Nusandari Roosdiono dari DPR RI dan pak Jito sehingga acara ini bisa berjalan sukes” pungkas Anto yang juga pemilik Divinka Musik ini

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan