URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tharisa Dea Florentina, atlet Wushu berusia 22 tahun dari Bawen, Kabupaten Semarang, telah berhasil menyumbangkan medali emas bagi Indonesia dalam gelaran Sea Games 2023 di Kamboja. Keberhasilan ini diraihnya dalam Final Nomor Wushu Sanda (tanding) kategori 52 kg. Prestasi gemilang Tharisa ini tidak terlepas dari perjuangannya sejak usia dini, mulai dari belajar bela diri sejak kelas 1 SD hingga terjun ke dunia Wushu pada kelas 1 SMP.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Buah Ketekunan Sejak SD, Atlet Wushu Asal Bawen Ini Sabet Emas di Sea Games 2023

Buah Ketekunan Sejak SD, Atlet Wushu Asal Bawen Ini Sabet Emas di Sea Games 2023

Buah Ketekunan Sejak SD, Atlet Wushu Asal Bawen Ini Sabet Emas di Sea Games 2023

(Foto/win)
Tharisa Dea Florentina (22), atlet wushu asal Desa Doplang, Bawen yang berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia dalam ajang Sea Games 2023 cabor Wushu Sanda.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Cabang olahraga (cabor) wushu berhasil menyumbang perolehan medali emas bagi Indonesia dalam gelaran Sea Games 2023 yang dilaksanakan di Kamboja. Keberhasilan itu dipersembahkan oleh Tharisa Dea Florentina (22), atlet wushu asal Bawen, Kabupaten Semarang pada Final Nomor Wushu Sanda (tanding) 52 kg pada ajang olahraga terbesar di ASEAN tersebut.

Kemenangan yang diraihnya itu tak luput dari hasil perjuangannya berlatih bela diri sejak mengenyam bangku kelas 1 SD hingga berkecimpung di dunia wushu pada kelas 1 SMP.

“Dari kecil memang cita-cita saya jadi atlet, ditambah dukungan dan motivasi dari orangtua karena ayah saya juga pelatih karate sehingga saya sering ikut latihan,” kata Tharisa ketika ditemui di rumahnya di Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (19/5/2023).

Ia yang saat ini berstatus sebagai mahasiswi Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes tersebut meraih kemenangan setelah menumbangkan atlet wushu dari Vietnam, Nguyen Thi Giang.

“Jujur ya, di final kemarin adalah lawan terberat saya. Saya bertanding tiga ronde, sama-sama ngotot dan keras jadi agak berat,” katanya.

Saat ditanya motivasi menjadi atlet yang berprestasi, Tharisa mengaku untuk membahagiakan orangtua serta membuktikan bahwa ia adalah sosok yang berjuang keras dan tak kenal lelah.

Tharisa mengaku akan kembali berkompetisi di kancah internasional pada kejuaraan Asian Games 2022 yang rencananya digelar di Hangzhou, China pada September hingga Oktober 2023 mendatang.

“Target tentu emas lagi, mudah-mudahan bisa mengharumkan nama Indonesia kembali,” harapnya. (win)

BACA JUGA :

Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta