URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka Musrenbang Kecamatan Mijen dan mendorong fokus perencanaan pembangunan 2024 pada pemberdayaan masyarakat sesuai arahan Presiden RI. Ita juga meminta pembangunan infrastruktur yang lebih terperinci dan berfokus pada pengendalian banjir dan investasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Buka Musrenbang tingkat Kecamatan, Ita Fokuskan Pemberdayaan Masyarakat di tahun 2024

Buka Musrenbang tingkat Kecamatan, Ita Fokuskan Pemberdayaan Masyarakat di tahun 2024

Buka Musrenbang tingkat Kecamatan, Ita Fokuskan Pemberdayaan Masyarakat di tahun 2024

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG - Membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Mijen, Kamis (9/2/2023), Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong output perencanaan pembangunan 2024 lebih berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Hal ini, lanjut Ita sapaan akrab Wali kota Semarang sesuai dengan arahan Presiden RI terkait empat program prioritas pembangunan. Tak hanya itu, menurut Ita, infrastruktur di Kota Semarang juga dinilai relatif sudah bagus.

“Sesuai arahan bapak Presiden, pada 2023 hingga 2024 harus melakukan program upaya pengendalian inflasi, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan stunting. Keempat hal ini saling beririsan dan berkaitan,” ungkap Walikota. Karena itu, pihaknya meminta kepada kelurahan dan tokoh masyarakat untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Meski demikian, Ita juga tak mengesampingkan program infrastruktur. Dirinya meminta pembangunan infrastruktur lebih detail melihat keadaan wilayah dan dilakukan per cluster. Dicontohkannya, untuk wilayah Semarang atas dengan kondisi dan potensi longsor maka harus lebih berfokus pada pengendalian penghijauan. Sedangkan untuk irigasi atau jaringan pada wilayah Muktiharjo Kidul, Pedurungan dan Genuk.

Pada skala kota, lanjut Ita, selain berfokus pada empat arahan presiden juga pada infrastruktur pengendali banjir dan investasi. Pada program pengendalian banjir, pada 2023 dan 2024 akan dilakukan di Kali Plumbon, Jembatan Beringin, tol tanggul laut dan sheet pile bersama Kementrian PUPR.

“Meski dilaksanakan oleh Kementrian PUPR, namun ada bagian-bagian yang tetap harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang seperti pembebasan lahan,” terang Ita. Di hari yang sama, Ita juga membuka 3 kegiatan Musrenbang Kecamatan yakni di Kecamatan Banyumanik, Ngaliyan dan Gunungpati.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara