KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

RASIKAFM – Dalam sepekan ini pengguna jalan yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) akan mendapatkan pemandangan indah. Hal ini disebabkan ratusan pohon Tabebuya di wilayah tersebut mulai berbunga dan Cukup indah. Ratusan pohon dengan bunga warna pink dan putih, membuat kita seakan bukan berada di Salatiga. Namun seperti berada di Jepang.

Kepada rasikafm.com Dwi Astuti Mahasiswi Asal Magelang mengatakan jika dirinya sengaja datang ke Salatiga untuk sekedar berswafoto dibawah pohon yang kini lagi Viral itu

“setelah melihat dimedsos saya penasaran dan kebetulan kuliah lagi libur saya sempatkan main ke Salatiga saat disini serasa kayak dinegeri sakura” ungkap Dwi yang datang naik Starlet merah ini.

Walikota Salatiga Yulianto saat dimintai komentar tentang Tabebuya

Terpisah walikota Salatiga Yuliyanto menuturkan, ratusan pohon Tabebuya yang ditanam di pulau jalan JLS sepanjang 11 kilometer. Dari Blotongan sampai Tingkir.pada awalnya memang untuk penghijauan

“Banyak yang kaget dengan keindahan bunga ini. Setahun hanya berbunga sekali,” jelasnya.

Netizen saat bercerita indahnya Tabebuya

Pantauan Team Kelana Kota Rasika FM jika pagi dan sore hari tak jarang banyak anak muda yang sengaja berpoto dibawah Pohon Tabebuya itu (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]