KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

Bunga Tabebuya Percantik Kawasan JLS, Nitizen Sebut Seperti Di Jepang

RASIKAFM – Dalam sepekan ini pengguna jalan yang melintas di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) akan mendapatkan pemandangan indah. Hal ini disebabkan ratusan pohon Tabebuya di wilayah tersebut mulai berbunga dan Cukup indah. Ratusan pohon dengan bunga warna pink dan putih, membuat kita seakan bukan berada di Salatiga. Namun seperti berada di Jepang.

Kepada rasikafm.com Dwi Astuti Mahasiswi Asal Magelang mengatakan jika dirinya sengaja datang ke Salatiga untuk sekedar berswafoto dibawah pohon yang kini lagi Viral itu

“setelah melihat dimedsos saya penasaran dan kebetulan kuliah lagi libur saya sempatkan main ke Salatiga saat disini serasa kayak dinegeri sakura” ungkap Dwi yang datang naik Starlet merah ini.

Walikota Salatiga Yulianto saat dimintai komentar tentang Tabebuya

Terpisah walikota Salatiga Yuliyanto menuturkan, ratusan pohon Tabebuya yang ditanam di pulau jalan JLS sepanjang 11 kilometer. Dari Blotongan sampai Tingkir.pada awalnya memang untuk penghijauan

“Banyak yang kaget dengan keindahan bunga ini. Setahun hanya berbunga sekali,” jelasnya.

Netizen saat bercerita indahnya Tabebuya

Pantauan Team Kelana Kota Rasika FM jika pagi dan sore hari tak jarang banyak anak muda yang sengaja berpoto dibawah Pohon Tabebuya itu (rief)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]