[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Walikota Yuliyanto

Pamitan Dihari Terakhir Menjabat Walikota, Pasangan Yuliyanto dan Haris Tak kuasa Menahan Tangis
Suasana haru penuh tangis mewarnai upacara pelepasan jabatan Wali Kota Salatiga Yuliyanto dan wakilnya Muh Haris. Minggu 22 Mei 2022 pagi.
Gubernur Jateng Resmikan SMA Al Azhar 30 Salatiga, Sekolah Ini Berkonsep Green School Dan Center Execellent
Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sekolah berkonsep tersebut akan menciptakan murid yang berkualitas. "Sekolah yang memiliki tempat bagus, sejuk, jauh dari keramaian akan membuat siswa belajar...
Ganjar Bangga, Salatiga Kota Toleran, Bahkan Bisa Mengalahkan Propinsi Lain
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima kunjungan halalbihalal Wali Kota Salatiga, Yuliyanto bersama istri Ny Titik Kirnaningsih Yuliyanto beserta jajaran Forkompimda Kota Salatiga di Rumah Dinas...
Operasi-Ketupat-Candi-2022,-Polres-Salatiga-Akan-Kerahkan-378-Personil
Operasi Ketupat Candi 2022, Polres Salatiga Akan Kerahkan 378 Personil
Walikota Salatiga Yuliyanto, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 yang dihadiri Jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Polres Salatiga dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Salatiga...
Sakit-Puluhan-Tahun,-Perempuan-Disabilitas-Ini-Didatangi-Oleh-Walikota-Salatiga
Sakit Puluhan Tahun, Perempuan Disabilitas Ini Didatangi Oleh Walikota Salatiga
“Alhamdulillah saya diberi bantuan ini. Saya sangat senang karena masih ada yang peduli sama saya. Saya sakit sudah 12 tahun yang lalu dan baru kali ini saya dikunjungi oleh Wali Kota, bapak dan ibu-ibu,”jelas...
Walikota-Salatiga-Yuliyanto-dalam-sebuah-acara
Predikat Sebagai Kota Tertoleran Turun, Walikota Salatiga Yuliyanto Mengaku Tidak Masalah
Turunnya peringkat Salatiga sebagai kota tertoleran di Indonesia yang disandang saat ini 'direbut' Singkawang diikuti Manado. Berdasar laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2021, Kota Salatiga berada di peringkat...
Wali-Kota-Salatiga-Serahkan-325-SK-Kenaikan-Pangkat-Simbolis
Wali Kota Salatiga Serahkan 325 SK Kenaikan Pangkat Simbolis
Jelang akhir masa jabatan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto secara simbolis menyerahkan SK Kenaikan Pangkat periode 1 April 2022 kepada perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga.
Walikota-Salatiga-bersama-Wakil--Walikota-saat-mengunjunggi-stan-UMKM-di-Ledok
Keberadaan UMKM di Ledok, Diharapkan Mampu Menopang Perekonomian Keluarga
Keberadaannya UMKM mampu menopang ekonomi warga dan kesejahteraan setiap masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto saat meninjau Gelar Seni...
13-Tahun-Mangkrak-Pasca-Kebakaran,-Akhirnya-Pasar-Sapi-Diresmikan
13 Tahun Mangkrak Pasca Kebakaran, Akhirnya Pasar Sapi Diresmikan
Setelah mangkrak sekitar 13 tahun pasca kebakaran, Pasar Rejosari Kota Salatiga akhirnya dibangun dan diresmikan oleh Wali Kota Yuliyanto.
Masa-Bhakti-Wali-Kota-dan-Wakil-Wali-Kota-Salatiga-Akan-Segera-Berakhir
Masa Bhakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga Akan Segera Berakhir
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, didampingi Wakil Wali Kota Salatiga, Muh. Haris, menyampaikan rasa hormat dan bangganya, karena pasangan Yaris telah diberi kepercayaan memimpin Kota Salatiga selama dua...
Muat Lebih

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting