RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Keberadaan UMKM di Ledok, Diharapkan Mampu Menopang Perekonomian Keluarga

Keberadaan UMKM di Ledok, Diharapkan Mampu Menopang Perekonomian Keluarga

Keberadaan UMKM di Ledok, Diharapkan Mampu Menopang Perekonomian Keluarga

Gerakan untuk mengaktifkan UMKM di semua sektor masyarakat menjadi hal penting yang dilakukan. Karena Keberadaannya akan mampu menopang ekonomi warga dan kesejahteraan setiap masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Salatiga, Yuliyanto saat meninjau Gelar Seni dan Geliat UMKM di Kelurahan Ledok Kota Salatiga, Jumat (25/03/2022). Menurutnya, sudah hampir dua tahun lebih warga hanya berdiam diri dirumah, tidak pernah beraktifitas karena covid-19. “Mulai hari ini atau dalam kurun waktu ini kita bergerak dan bergeliat bersama” ungkap Yuliyanto.

Wali Kota menambahkan saat ini ada dampak positif dari pertumbuhan ekonomi dari pergerakan UMKM.

“Mari semua UMKM yang ada untuk terus bergerak dan bergeliat bersama. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi warga,” tambahnya.

Wali Kota, Yuliyanto dan Wakil Wali Kota Muh Haris beserta istri juga mengunjungi setiap stand UMKM dan melihat gelar budaya di Kelurahan Ledok.

Sebelumnya, mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga kelurahan Ledok atas semua salah dan khilafnya saat memimpin Kota Salatiga.

“Datang tampak muka, pergi tampak punggung, kiasan itu sering kami sampaikan. Kami mengakhiri masa jabatan insallah pada bulan Mei mendatang, 22 Mei 2022. Kami juga ingin kepala RT dan RW untuk terus memberikan yang terbaik untuk Kota Salatiga, UMKM tumbuh ekonomi tumbuh,” imbuhnya. (Rief)

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani