KAWAN PEMANDU JALAN

Berhasil Menurunkan Angka Stunting, Hevearita G Rahayu Bagikan Pengalaman di Acara Expert Meeting III

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menceritakan inovasi dan upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kota Semarang dalam acara Expert Meeting III di Jakarta. Program-program penanganan stunting telah membuktikan efektivitasnya dengan mengurangi angka prevalensi stunting dari 21,3% pada tahun 2021 menjadi 10,4% pada tahun 2022.

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menceritakan inovasi dan upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kota Semarang dalam acara Expert Meeting III di Jakarta. Program-program penanganan stunting telah membuktikan efektivitasnya dengan mengurangi angka prevalensi stunting dari 21,3% pada tahun 2021 menjadi 10,4% pada tahun 2022.

PT Kereta Api Indonesia Tambah Armada dan Tiket Mudik Idul Fitri 2023

Aktifitas Penumpang di Stasiun Kereta Api Tawang Semarang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengeluarkan kebijakan untuk menambah armada dan jumlah tiket kereta api untuk keperluan mudik Idul Fitri 2023. Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko, PT KAI menambah 487.180 tempat duduk kereta api jarak jauh atau rata-rata 22.144 tempat duduk per hari untuk beberapa rute perjalanan relasi favorit seperti Jakarta-Semarang atau sebaliknya, Jakarta-Surabaya atau sebaliknya, Bandung – Semarang atau sebaliknya, dan rute perjalanan lainnya.

Pemerintah Kota Semarang Raih Penghargaan UHC, Capaian 99,23% Menuju 100%

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jajarannya berhasil menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu kota tertinggi dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia. Pemerintah pusat mengapresiasi komitmen mereka dalam mengupayakan pemenuhan pelayanan kesehatan warga Kota Semarang melalui program UHC.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jajarannya berhasil menjadikan Kota Semarang sebagai salah satu kota tertinggi dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia. Pemerintah pusat mengapresiasi komitmen mereka dalam mengupayakan pemenuhan pelayanan kesehatan warga Kota Semarang melalui program UHC.

Lapor Jalan Rusak, Bupati Semarang Dibilang ‘Drama’ Oleh Gubernur Jateng

Bupati Semarang Ngesti Nugraha

Potongan video viral di media sosial menunjukkan percakapan antara Bupati Semarang dan Gubernur Jawa Tengah tentang kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Semarang. Meskipun Bupati menegaskan kondisi jalan, Gubernur menanggapinya dengan mengatakan “drama”. Ketua DPRD Kabupaten Semarang memastikan bahwa apa yang disampaikan Bupati adalah aspirasi yang benar berdasarkan keadaan sebenarnya, karena ada empat ruas jalan provinsi yang rusak parah.

Ganjar Beberkan Penggunaan DAK Rp1,1 Triliun untuk Infrastruktur Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, akan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,1 triliun untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayahnya. Dalam Roadshow Musrenbang pertama di Wilayah Pengembangan Subosukawonosraten, Ganjar membeberkan alokasi dana tersebut dan menekankan pentingnya fokus pada penanganan infrastruktur.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, akan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,1 triliun untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur di wilayahnya. Dalam Roadshow Musrenbang pertama di Wilayah Pengembangan Subosukawonosraten, Ganjar membeberkan alokasi dana tersebut dan menekankan pentingnya fokus pada penanganan infrastruktur.

Pemkot Semarang Dukung UMKM Dapatkan Sertifikat Halal dan Haki untuk Perluasan Pasar

Pemerintah Kota Semarang, melalui dukungan dari Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memberikan perhatian penuh pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Semarang. Selain memberikan pelatihan pembuatan produk, pengemasan, dan support pemasaran, Pemkot Semarang juga mendukung para pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal dan haki guna memperluas pasar, terutama di luar negeri.

Pemerintah Kota Semarang, melalui dukungan dari Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memberikan perhatian penuh pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Semarang. Selain memberikan pelatihan pembuatan produk, pengemasan, dan support pemasaran, Pemkot Semarang juga mendukung para pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal dan haki guna memperluas pasar, terutama di luar negeri.