URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Potongan video viral di media sosial menunjukkan percakapan antara Bupati Semarang dan Gubernur Jawa Tengah tentang kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Semarang. Meskipun Bupati menegaskan kondisi jalan, Gubernur menanggapinya dengan mengatakan "drama". Ketua DPRD Kabupaten Semarang memastikan bahwa apa yang disampaikan Bupati adalah aspirasi yang benar berdasarkan keadaan sebenarnya, karena ada empat ruas jalan provinsi yang rusak parah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lapor Jalan Rusak, Bupati Semarang Dibilang ‘Drama’ Oleh Gubernur Jateng

Lapor Jalan Rusak, Bupati Semarang Dibilang ‘Drama’ Oleh Gubernur Jateng

Lapor Jalan Rusak, Bupati Semarang Dibilang ‘Drama’ Oleh Gubernur Jateng

Bupati Semarang Ngesti Nugraha

Foto: win

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebuah potongan video yang memperlihatkan percakapan antara Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo viral di media sosial. Dalam video itu tampak Ngesti Nugraha sedang menyampaikan laporan mengenai kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Semarang.

“Langsung saja Pak Gub, yang pertama kaitannya dengan jalan Ambarawa-Bandungan yang telah kita sampaikan hampir satu bulan ini rusak parah, mohon untuk segera diperbaiki. Yang kedua jalan alternatif dari Salatiga arah Bringin-Grobogan, apalagi mendekati lebaran ini. Ada 1.000 lubang Pak. Kita sering lewat sana,” ujar Ngesti dalam laporannya.

Selanjutnya, laporan dari orang nomor satu di Kabupaten Semarang ini ditangani oleh Ganjar Pranowo yang mengatakan Ngesti “drama”.

“Tenane? Mesti ora ngetung to? Kiro-kiro to? Lebih berapa? Tak jak tos-tosan lho sampeyan ambe aku. Ayo, aku duwe angkane lho iki. Intine banyak to? Iya nggak usah pake drama, langsung. (Yang benar? Mesti nggak dihitung kan? Perkiraan kan? Saya ajak tos-tosan ayo, saya punya angkanya lho ini),” jawab Ganjar.

Saat dikonfirmasi, Ngesti enggan berkomentar banyak.

“Sudah, sudah itu sudah lewat,” ujarnya baru-baru ini.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menegaskan bahwa yang disampaikan Bupati Ngesti tersebut bukan drama.

“Jadi yang disampaikan Bupati tersebut adalah aspirasi berdasar keadaan sebenarnya. Itu memang kondisi riil jalan provinsi yang ada di Kabupaten Semarang,” jelasnya.

Dia menyebut, ada empat ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan parah. Sementara Pemerintah Kabupaten memiliki keterbatasan kewenangan karena jalan rusak tersebut merupakan jalan provinsi.

“Kita memiliki keterbatasan kewenangan. Kalau jalan kabupaten ya kita minta perbaiki secepatnya. Karena itu jalan provinsi, ya mintanya kepada Gubernur,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Kementerian Agama Kabupaten Semarang meluncurkan Program Pohon Cinta secara serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Selasa (14/7/2026), dengan mewajibkan setiap calon pengantin menanam sedikitnya satu pohon. Program yang menjadi bagian dari implementasi Ekoteologi ini bertujuan mendorong pelestarian lingkungan, memperkuat nilai keagamaan, sekaligus mendukung penghijauan di Kabupaten Semarang. Hingga kini, sekitar 6.600 bibit pohon telah ditanam melalui program tersebut.
Catin di Kabupaten Semarang Wajib Tanam "Pohon Cinta" Sebelum Menikah
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
Mulai Hari Ini! Sebagian Wilayah Salatiga Padam, PLN Resmi Umumkan Mati Lampu 3 Hari Berturut-turut
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah