KAWAN PEMANDU JALAN

Odong-odong, Hiburan Rakyat Yang Belum Ramah Keselamatan

Odong-odong, kendaraan hiburan murah yang digemari oleh keluarga berpenghasilan rendah, menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat di tengah mahalnya biaya wisata dan terbatasnya ruang bermain anak. Pengemudi dan pelaku usaha kecil menjadi pihak utama yang mengoperasikan odong-odong di berbagai wilayah, baik kota maupun desa. Fenomena ini marak terjadi di lingkungan permukiman padat dan jalan umum tanpa pengawasan resmi sejak beberapa tahun terakhir, termasuk hingga tahun 2025. Didorong oleh keterbatasan ekonomi dan minimnya pilihan hiburan yang terjangkau, odong-odong dianggap solusi oleh warga meski berisiko tinggi.

Odong-odong, kendaraan hiburan murah yang digemari oleh keluarga berpenghasilan rendah, menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat di tengah mahalnya biaya wisata dan terbatasnya ruang bermain anak. Pengemudi dan pelaku usaha kecil menjadi pihak utama yang mengoperasikan odong-odong di berbagai wilayah, baik kota maupun desa. Fenomena ini marak terjadi di lingkungan permukiman padat dan jalan umum tanpa pengawasan resmi sejak beberapa tahun terakhir, termasuk hingga tahun 2025. Didorong oleh keterbatasan ekonomi dan minimnya pilihan hiburan yang terjangkau, odong-odong dianggap solusi oleh warga meski berisiko tinggi.

Menertibkan Kendaraan Odol: Jangan Hanya Galak, Tapi Juga Adil

Permasalahan kendaraan Over Dimension dan Over Load (ODOL) masih menjadi tantangan serius yang merusak infrastruktur jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan di Indonesia. Pemerintah Indonesia menjadi pihak yang berupaya menertibkan kendaraan ODOL di berbagai wilayah. Upaya ini berlangsung sejak beberapa tahun terakhir hingga kini, melalui razia gabungan, pembangunan jembatan timbang modern, serta penindakan administratif dan pidana.

Penanganan Truk Kelebihan Dimensi dan Muatan Butuh Dukungan Semua Pihak

Penanganan truk kelebihan dimensi dan muatan (ODOL) membutuhkan keterlibatan berbagai kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian, hingga Korlantas, yang semuanya memiliki peran dalam penertiban. Masalah ini terjadi di seluruh wilayah Indonesia dan telah menjadi perhatian serius sejak beberapa tahun terakhir. Permasalahan ini muncul karena penggunaan truk ODOL membahayakan keselamatan dan merusak infrastruktur, serta menimbulkan beban biaya tinggi bagi pengemudi dan pemilik angkutan.

Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, KNKT Ungkap Hasil Investigasi dan Rekomendasi Keselamatan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan investigasi kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer di Jalan Tol Cipularang KM 92+200B, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 11 November 2024. Kecelakaan ini menyebabkan satu orang meninggal, empat luka berat, dan 25 luka ringan. Insiden tersebut terjadi karena kombinasi kondisi cuaca hujan, genangan air, serta geometri jalan yang menurun tajam. Truk mengalami fenomena jackknifing saat direm di permukaan jalan yang licin, menyebabkan kehilangan kendali dan tabrakan beruntun.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyelesaikan investigasi kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer di Jalan Tol Cipularang KM 92+200B, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 11 November 2024. Kecelakaan ini menyebabkan satu orang meninggal, empat luka berat, dan 25 luka ringan. Insiden tersebut terjadi karena kombinasi kondisi cuaca hujan, genangan air, serta geometri jalan yang menurun tajam. Truk mengalami fenomena jackknifing saat direm di permukaan jalan yang licin, menyebabkan kehilangan kendali dan tabrakan beruntun.

Membenahi Angkutan Umum

Selama satu dekade terakhir, wajah transportasi kota dan desa di Indonesia mengalami perubahan besar. Ojek online hadir sebagai jawaban atas keterbatasan layanan angkutan umum. Praktis, fleksibel, dan menjangkau hingga gang sempit. Namun, kehadirannya juga menandai satu hal penting: anggaran, perhatian, dan perencanaan terhadap transportasi umum kita tidak berjalan semestinya. Tak banyak yang sadar bahwa di … Read more

Trans Semarang Masih Perlu Pembenahan

Sebanyak 32 pemerintah daerah di Indonesia telah mengalokasikan anggaran APBD untuk memberikan subsidi angkutan umum, termasuk Pemerintah Kota Semarang melalui program Trans Semarang. Upaya perbaikan sistem transportasi umum ini diawali oleh Direktorat Bina Sarana Transportasi Perkotaan (BSTP) Ditjenhubdat Kemenhub sejak tahun 2005, dimulai dengan bantuan armada bus ke beberapa kota, dengan Kota Batam sebagai penerima pertama sebanyak 20 unit bus yang kemudian berkembang menjadi Trans Batam.

Saatnya Pemerintah Serius Atasi Permasalahan Truk Kelebihan Dimensi dan Muatan

Menghentikan operasi truk kelebihan dimensi dan muatan (over dimension dan overload/ODOL) adalah pilihan yang lebih aman dan bijaksana untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, melindungi infrastruktur jalan, dan menjaga kelancaran lalu lintas Kecelakaan truk di Ciawi (5/02/2025), di Purworejo (7/05/2025), di Semarang (9/05/2025) juga di beberapa lokasi lainnya telah mendatangkan kerugian material dan menghilangkan nyawa manusia. … Read more

Anggaran Keselamatan Dipangkas, Nyawa Warga Dipertaruhkan

Pemotongan anggaran keselamatan yang serampangan akan berdampak pada kecelakaan. Menteri Perhubungan harus bisa menjamin sarana transportasi dan fasilitas keselamatan transportasi selalu dalam kondisi siap digunakan dengan baik. Pemerintah harus jujur pada publik, jika tidak ada anggaran untuk keselamatan. Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban cukup besar terulang kembali. Bus Antar Lintas Sumatera mengalami kecelakaan di … Read more

Membiasakan ASN Menggunakan Angkutan Umum

Langkah nyata sudah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam upaya menekan penggunaan kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi umum dengan mewajibkan ASN naik transportasi umum setiap hari Rabu dalam sepekan. Penumpang LRT Jabodebek pada hari Rabu (30 April 2025) mencapai jumlah tertinggi 104.453 orang . Provinsi DKI Jakarta pada 30 April 2023 memulai mewajibkan Aparatur … Read more