KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Cegah Penculikan Anak, Ita Tegaskan Pentingnya Perhatian Orang Tua

Cegah Penculikan Anak, Ita Tegaskan Pentingnya Perhatian Orang Tua

Cegah Penculikan Anak, Ita Tegaskan Pentingnya Perhatian Orang Tua

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Kepedulian orang tua terhadap aktifitas anaknya merupakan hal terpenting untuk menjaga anak dari aksi penculikan. Hal tersebut dikatakan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang merespon banyaknya isu penculikan di Kota Semarang baru-baru ini.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terjadi upaya penculikan di salah satu wilayah di Kota Semarang beberapa waktu lalu yang saat ini kasusnya sedang ditangani polisi.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, pun menghimbau agar orang tua memiliki perhatian tinggi kepada kasus penculikan ini. Salah satunya dalam hal mengantar dan menjemput anak di sekolahnya.

“Sebelum orang tuanya menjemput mereka harus ada di dalam halaman. Lalu dari orang tua harus memberikan perhatian. Jadi kalau orang tua tidak menjemput, yang menjemput ini siapa. Terus anak-anak juga harus diberitahu agar tidak mudah diiming-imingi,” ujar Mbak Ita di sela-sela tinjauan ke Sungai Mluweh, Kabupaten Semarang pada Rabu (1/2/2023).

Demikianpun saat anak bermain, orang tua juga perlu memastikan bahwa anak tetap ada dalam pengawasan. “Orang tua harus peduli pada anak jika sedang bermain. Usahakan kalau bermain masih di wilayah sendiri. Jika lingkungannya dijaga satpam, saya harap bisa lebih aware kepada orang luar yang masuk,” ujarnya.

Dari semua saran yang disebutkan Mbak Ita, dirinya menegaskan bahwa yang paling penting orang tua harus memiliki perhatian pada anaknya.

“Tapi yang paling penting dari semua komponen, ya orang tua yang harus paling perhatian dengan anaknya. Jangan hanya mengandalkan sekolah atau guru saja yang kemampuannya mungkin terbatas,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
[pekok2]