KABAR RASIKA

CJIBF dan UMKM Grande 2026 Perkuat Investasi Hijau dan UMKM Go Global di Jawa Tengah

CJIBF dan UMKM Grande 2026 Perkuat Investasi Hijau dan UMKM Go Global di Jawa Tengah

CJIBF dan UMKM Grande 2026 Perkuat Investasi Hijau dan UMKM Go Global di Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah, Wakil Menteri Investasi & Hilirisasi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng

Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan mencapai 5,89 persen (yoy), lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen (yoy). Sejalan dengan itu, realisasi investasi yang tercermin pada pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga tumbuh hingga 9,61 persen (yoy), mempertegas posisi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah dengan iklim investasi kompetitif sekaligus memiliki fondasi UMKM yang kuat.

Untuk memperkuat investasi dan perdagangan daerah, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Central Java Investment Business Forum 2026 dan UMKM Grande 2026 dengan tema “Central Java Thriving: Strengthening Investment and Empowering SMEs for Green and Sustainable Growth”.

Kegiatan yang berlangsung pada 11 Mei 2026 di Semarang ini dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman bersama Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi RI Todotua Pasaribu.

Dalam sambutannya, Aida S. Budiman menegaskan pentingnya menjaga stabilitas inflasi dan nilai tukar di tengah penguatan investasi nasional. Menurutnya, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-stabilitas sekaligus mendukung pembiayaan sektor produktif agar dunia usaha tetap bergerak.

Selain itu, digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan penguatan ekosistem ekonomi digital juga terus diperluas untuk memperkuat daya saing UMKM. Ia menyebut digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar UMKM mampu meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, hingga masuk pasar global.

Aida juga menyoroti pentingnya pendalaman pasar uang dan pasar keuangan guna memperkuat pembiayaan investasi nasional dan meningkatkan ketahanan ekonomi menghadapi gejolak global. Menurutnya, investor saat ini mencari tiga hal utama, yakni kepastian, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Jangan hanya menjadi pasar, tetapi harus menjadi produsen. Jangan hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga barang jadi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa investasi di Jawa Tengah terus meningkat. Pada triwulan I 2026, realisasi investasi mencapai Rp23,02 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 92 ribu orang di 35 kabupaten/kota.

Menurutnya, capaian tersebut meningkat sekitar 5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan semakin memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Ahmad Luthfi juga menegaskan bahwa investasi harus berdampak langsung terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kapasitas UMKM agar mampu naik kelas hingga tingkat internasional.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan investasi nasional. Ia mendorong pengembangan kawasan industri dan penguatan infrastruktur logistik untuk mendukung percepatan investasi di berbagai daerah.

Dalam CJIBF 2026, sebanyak 17 proyek investasi unggulan atau Investment Project Ready to Offer (IPRO) dipromosikan kepada investor. Proyek tersebut mencakup sektor energi terbarukan, pertanian dan hilirisasi pangan, pariwisata, hingga pertambangan.

Beberapa proyek unggulan sektor energi terbarukan di antaranya pengembangan panas bumi Candi Umbul Telomoyo milik Geo Dipa Energy, Logawa Minihydro Power Plant di Banyumas, pemanfaatan limbah pertanian untuk biomassa di Grobogan, hingga proyek Waste to Refuse Derived Fuel di Demak dan Pati.

Pada sektor pertanian dan hilirisasi pangan, ditawarkan proyek Integrated Coconut Industry, Integrated Shrimp Industry, Integrated Fisheries Special Zone di Cilacap, industri garam di Jepara, hingga pengembangan industri mocaf di Banjarnegara.

Sementara di sektor pariwisata terdapat pengembangan Taman Kyai Langgeng Ecopark, Pulau Panjang di Jepara, dan Deyangan Resort kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang.

Aida Budiman (Deputi Gubernur Bank Indonesia), Walikota Semarang meninjau tenant di UMKM Grande di Paragon Mall Semarang

CJIBF juga mempertemukan calon investor dengan empat kawasan industri utama di Jawa Tengah, yakni Kendal Special Economic Zone, Industropolis Batang Special Economic Zone, Wijayakusuma Industrial Park, dan Jatengland Industrial Park Sayung.

Selain forum investasi, UMKM Grande 2026 yang berlangsung pada 7–11 Mei 2026 di Atrium Paragon Mall Semarang menghadirkan sekitar 90 UMKM unggulan Jawa Tengah dari sektor fashion, kriya, furnitur, makanan-minuman, hingga kopi.

Kegiatan ini juga menghadirkan business matching internasional yang mempertemukan sekitar 30 UMKM potensial ekspor dengan buyer dari negara ASEAN dan Timur Tengah serta jaringan ritel nasional seperti Transmart, Gelael, dan Superindo.

Berbagai agenda pendukung turut digelar, mulai dari Semarak Jateng 2026, talkshow wastra nusantara bersama desainer Wignyo Rahardi, hingga kompetisi kopi dan workshop ekonomi sirkular.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penandatanganan sejumlah Letter of Intent investasi dan kerja sama industri, termasuk di bidang peternakan sapi terpadu, industri tekstil, minyak atsiri, dan pengolahan limbah energi.

Melalui penyelenggaraan CJIBF dan UMKM Grande 2026, Jawa Tengah berhasil mencatat potensi peminatan produk UMKM ekspor senilai sekitar USD 2,48 juta atau setara Rp43 miliar, sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi hijau, inklusif, dan berkelanjutan di daerah.

BACA JUGA :

Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Aiptu Amin Sutadi, anggota Unit Reskrim Polsek Sidomukti, mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, untuk periode 2027–2035. Pada Jumat (9/10/2026), panitia menyatakan berkas pendaftarannya lengkap. Amin mengaku ingin mengabdi kepada masyarakat dan mempertahankan predikat Desa Sraten sebagai desa antikorupsi.
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, Aiptu Amin Putra Asli Daerah asal Sraten, Maju sebagai Cakades
Aiptu Amin Sutadi, anggota Unit Reskrim Polsek Sidomukti, mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, untuk periode 2027–2035. Pada Jumat (9/10/2026),...
Toyota Avanza dan Innova Reborn masih diminati konsumen di Jawa Tengah, dengan masing-masing mencatat 57 dan 45 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS Semarang 2026. Di tengah perkembangan teknologi otomotif, lima model hybrid Toyota juga membukukan 113 SPK dari total 304 pemesanan Nasmoco, menunjukkan beragamnya pilihan konsumen.
Hybrid Makin Populer, Avanza dan Innova Reborn Masih Jadi Andalan Konsumen Toyota
Toyota Avanza dan Innova Reborn masih diminati konsumen di Jawa Tengah, dengan masing-masing mencatat 57 dan 45 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS Semarang 2026. Di tengah perkembangan teknologi...
Mobil hybrid semakin menarik perhatian konsumen otomotif di Jawa Tengah. Dalam gelaran GIIAS Semarang 2026, lini Hybrid Electric Vehicle (HEV) Toyota menyumbang 113 dari total 304 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang dibukukan Nasmoco. Lima model hybrid yang ditawarkan, yakni Innova Zenix HEV, Veloz HEV, Yaris Cross HEV, Alphard HEV, dan Land Cruiser 300 GR-S Hybrid EV, menyumbang sekitar 37 persen dari total pemesanan selama lima hari pameran, 30 September hingga 4 Oktober 2026. Capaian tersebut memperlihatkan besarnya minat konsumen terhadap teknologi elektrifikasi. Mobil hybrid menawarkan efisiensi bahan bakar dengan sistem pengisian baterai secara otomatis saat kendaraan digunakan, tanpa mengharuskan pemilik mencari stasiun pengisian kendaraan listrik. President Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono, mengatakan respons positif tersebut menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pilihan teknologi kendaraan yang beragam sesuai kebutuhan. Strategi Multi-Pathway Toyota pun memberikan pilihan mulai dari kendaraan bermesin konvensional, hybrid, hingga mobil listrik berbasis baterai. Meski demikian, pergeseran menuju elektrifikasi belum berarti meninggalkan mobil konvensional. Avanza masih mencatat 57 SPK, sedangkan Innova Reborn meraih 45 SPK. Data ini menunjukkan bahwa pasar otomotif tidak bergerak dalam satu arah. Teknologi hybrid semakin dilirik, tetapi harga, kebutuhan keluarga, karakter kendaraan, dan biaya operasional tetap menjadi pertimbangan konsumen. GIIAS Semarang 2026 menjadi gambaran bahwa elektrifikasi mulai mendapat tempat di pasar otomotif Jawa Tengah, meski perjalanan menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan masih berlangsung bertahap.
Mobil Hybrid Toyota Raih 113 SPK di GIIAS semarang, Konsumen Mulai Bergeser?
Mobil hybrid Toyota membukukan 113 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari total 304 SPK Nasmoco selama GIIAS Semarang 2026 pada 30 September–4 Oktober 2026. Capaian sekitar 37 persen tersebut menunjukkan...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada pagi hingga siang hari didominasi cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi cuaca diperkirakan berawan. Suhu udara harian berkisar antara 27 hingga...
Inacraft Oktober 2026, Dekranasda Salatiga bawa 9 Produk UMKM Lokal
Inacraft Oktober 2026, Dekranasda Salatiga bawa 9 Produk UMKM Lokal
Komitmen mendorong produk kriya dan UMKM lokal Salatiga agar semakin dikenal di pasar yang lebih luas terus dilakukan Dekranasda Kota Salatiga. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam INACRAFT October...
Muat Lebih

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]