URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Danrem 073/MKT Resmikan Panorama Golf Merbabu

Danrem 073/MKT Resmikan Panorama Golf Merbabu

Danrem 073/MKT Resmikan Panorama Golf Merbabu

featured-img

Bupati Semarang Ngesti Nugraha memotong pita tanda peresmian

RASIKAFM – Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, S.I.P, resmikan Panorama Golf Merbabu, yang berlokasi di jalan Jendral Sumitro (belakang rusunawa kembangsari) Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Minggu (28/2/2021).

Danrem mengatakan, merbabu driving golf, ini sebagai media untuk mempererat tali silaturahmi diantara TNI, Polri, Pemda, Pemkab, Pimpinan Perusahaan, Direktur Restorasi serta komponen masyarakat penting lainnya yang tersebar di kota Salatiga dan Kabupaten Semarang dengan tujuan memperkuat sinergitas antar instansi dan segenap komponen masyarakat untuk menjaga stabilitas serta kondusifitas di wilayah Korem 073/Makutarama, serta sebagai daya tarik wisata olah raga di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang. Apalagi Panorama Golf Merbabu ini menawarkan suasana nyaman, udara bersih dan sejuk serta view pemandangan dibawah kaki Gunung Merbabu yang indah.

“Dengan adanya Panorama Golf Merbabu tempat berlatih, diharapkan akan muncul bibit atlet golf dari kalangan militer maupun sipil dari seputaran kota Salatiga dan Kabupaten Semarang yang berkiprah di ivent nasional bahkan internasional”, ujar Danrem.

Sejumlah tamu undangan berpoto bersama usai peresmian

Bupati Semarang Ngesti Nugraha dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya Panorama Golf Merbabu, masyarakat pecinta golf dari Semarang, Solo bahkan Jakarta akan datang untuk belajar, disamping Panorama Golf Merbabu memiliki hawa yang sejuk dan pemandangan alam gunung merbabu yang indah.

“Olahraga golf adalah salah satu olahraga yang mengandung unsur pariwisata, untuk itu warganya yang ada disekitar lokasi Panorama Golf Merbabu bisa mengembangkan UMKM disini”, ujar Ngesti.(rief).

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon