KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Abai Prokes, Polisi dan Camat Bubarkan Acara Hajatan di Tengaran

Diduga Abai Prokes, Polisi dan Camat Bubarkan Acara Hajatan di Tengaran

Diduga Abai Prokes, Polisi dan Camat Bubarkan Acara Hajatan di Tengaran

Kapolsek Tengaran bersama camat saat membubarkan acara

RASIKAFM – Diduga tidak mematuhi protokol kesehatan sebuah acara Hajatan warga Di desa Karangduren Tengaran dibubarkan team gabungan Satgas Covid 19 kecamatan Tengaran kabupaten Semarang minggu 27 Juni siang.

Pembubaran dilakukan setelah pagi harinya viral beredar sebuah vidio yang menampakkan adanya kegiatan orang mantu secara berdesak desakan bahkan ada yang tidak memakai masker.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=N9WShn70n7U[/embedyt]
Caption Video:
– Kapolsek Tengaran bersama camat saat membubarkan acara
– Plt camat Tengaran Seno Wibowo memberikan keterangan media

Menurut Camat Tengaran mereka melanggar inbup no 16 tahun 2021 bahwa semua kegiatan yang mengundang massa dilarang “sebenarnya kami hari jumat 25 Juni sudah menginggatkan tuan rumah untuk tidak mengelar hajatan dengan mengundang massa yang besar. Pihaknya meminta para tetangga tidak perlu datang dan hanya diberi Makanan oleh panitya sedang tamu undangan usai mengisi buku tamu langsung pulang” kata camat Seno Wibowo didampingi Kapolsek Tengaran Iptu Sungkowo usai menghadiri giat rutin “seninan” dibalaidesa Bener 28 Juni.

Seno menambahkan sebelum pihaknya membubarkan acara tersebut di medsos sempat viral ada orang yang menghadiri acara berkerumun.

Seperi diketahui sebuah vidio berdurasi 40 detik viral di medsos. Dimana banyak. Warga yang datang kesebuah hajatan diwilayah Tengaran nampak berkerumun hingga polsek dan Camat dibantu Satgas Covid membubarkan acara tersebut (rief)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]