KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diduga Mengantuk, Bus Tiara Mas Terguling di Tol Akibatkan Satu Penumpang Meninggal Dan 17 Orang Luka 

Diduga Mengantuk, Bus Tiara Mas Terguling di Tol Akibatkan Satu Penumpang Meninggal Dan 17 Orang Luka 

Diduga Mengantuk, Bus Tiara Mas Terguling di Tol Akibatkan Satu Penumpang Meninggal Dan 17 Orang Luka 

SEMARANG – Bus PO Tiara Mas mengalami kecelakaan tunggal di ruas Jalan Tol Barang-Semarang, KM. 415 – 200 Kota Semarang, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 03.30 WIB.
Akibat insiden ini, satu orang penumpang meninggal dan 17 orang lainnya mengalami luka.
Informasi yang diperoleh, korban yanv meninggal bernama Igusti Putu Wisbawe (35) warga Banjarmena Bringkit Kelurahan Menguitani, Kecamatan Mengui, Kabupaten Badung, Bali.
“Korban penumpang, mengalami luka pada cidera kepala meninggal di TKP,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit kepada wartawan, Jumat (31/12/2021).
Setelah dilakukan proses evakuasi, selanjutnya korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo, Kota Semarang guna dilakukan keperluan lebih lanjut. Para penumpang yang mengalami luka juga dilarikan ke RSUD Tugurejo Semarang guna mendapatkan perawatan medis.
Bus yang mengalami musibah ini bernopol EA-7253-B, dikemudikan Agus Mayadi (48) warga Kampung Taman, Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Kejadian bermula saat bus tersebut melaju dari arah Kaliwungu, Kendal menuju Krapyak, Kota Semarang. Melintas sesampai KM 415 – 200, laju bus mengalami oleng hingga akhirnya terguling.
“Diduga pengemudi (bus) mengantuk saat berkendara dan tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Sehingga oleng ke kiri masuk ke parit dan mengalami Laka Lantas tunggal,” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]