URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Elevasi danau mengalami penurunan akibat musim kemarau dan kesepakatan dengan petani untuk penanaman padi, berdampak pada pasokan listrik dari PLTA Jelok dan air baku PDAM Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Elevasi Danau Rawapening Menyusut, Pasokan Listrik dari PLTA Jelok Menurun

Elevasi Danau Rawapening Menyusut, Pasokan Listrik dari PLTA Jelok Menurun

Elevasi Danau Rawapening Menyusut, Pasokan Listrik dari PLTA Jelok Menurun

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Musim kemarau yang mulai melanda tahun ini berimbas pada penurunan elevasi Danau Rawapening yang ada di Kabupaten Semarang. Muka air danau alami tersebut mulai menyusut sehingga berdampak pada pasokan listrik yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jelok yang memanfaatkan air danau Rawapening sebagai penggerak turbinnya.

Disampaikan oleh Koordintor Penjaga Pintu Bendung Jelok, Siswanto, elevasi air di danau Rawapening terus menurun, seiring dengan berlangsungnya musim kemarau dan dampak El Nino tahun 2023 ini. Apalagi sejak ada kesepakatan antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana dengan para petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawa Pening Bersatu (FPRPB) yang menyatakan bahwa elevasi danau Rawapening harus diturunkan agar lahan di sekitar danau bisa ditanami padi.

“Sejak saat itu dilakukan penurunan elevasi danau Rawapening di angka 461,30 mdpl. Dengan berlangsungnya musim kemarau ini, elevasi eksisting danau Rawapening berada di angka 460,83 mdpl,” ujarnya ditemui di pintu air Bendung Jelok, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Selasa (8/8/2023).

Dengan kondisi ini, kata Siswanto, pemanfaatan air danau Rawapening bagi PLTA Jelok sangat minim. Dengan elevasi di angka 460,83 mdpl ini, diperkirakan hanya mampu menghasilkan listrik sebesar 6 megawatt (MW).

“Artinya dampak penurunan elevasi air di danau Rawapening saat ini sudah sangat terasa, terutama untuk PLTA Jelok,” ungkapnya.

Selain PLTA Jelok yang terdampak, lanjutnya, pemanfaatan air baku oleh PT Sarana Tirta Ungaran (STU), di Kecamatan Tuntang sebagai penyuplai air bersih bagi PDAM Kabupaten Semarang juga ikut terkena imbasnya.

“Misalnya untuk pengolahan air bersih yang biasanya membutuhkan sedikit bahan campuran, saat ini butuh lebih banyak (campuran) untuk menjernihkan air baku,” jelasnya.

Terkait dengan antisipasi karena perkiraan musim kemarau dan bakal berlangsung lebih panjang, Siswanto menegaskan, manajemen pengelolaan air di danau Rawapening harus lebih efisien. Misalnya pemakaian air untuk PLTA harus dikurangi, setiap ada penurunan elevasi.

“Maka untuk air yang masih ada saat ini pengelolaannya harus dihemat, jangan sampai nanti penurunan elevasi air ini drop atau turun signifikan dan PLTU Indonesia Power tidak bisa beroperasi malah repot. Karena produksi listrik PLTA Jelok ini juga untuk menopang pasokan kelistrikan Jawa- Bali,” paparnya.

Sementara itu, penurunan elevasi di sekitar pintu Bendung Jelok dimanfaatkan oleh sejumlah warga untuk memancing ikan. Salah satunya Wasito (45) seorang pemancing asal Desa Ngajaran, Kecamatan Tuntang. Menurutnya, ikan akan lebih mudah dikail karena airnya tidak seberapa dalam.

“Ikannya beragam, ada mujair, hijau dan red devil. Kalau musim kemarau ini ikannya lumayan banyak,” kata Wasito. (win)

BACA JUGA :

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI

INFOGRAFIS

TERKINI

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Silaturrahmi Nasional perdana Annitho Aswaja digelar di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (13/6/2026), dengan dihadiri ribuan anggota dan pengurus dari berbagai daerah. Organisasi perempuan di bawah JATMA...
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut material proyek Bendungan Jragung, Kamis. Dalam inspeksi tersebut, DPRD meminta PT Mahidara Artha Sangkara segera memperbaiki jalan dan mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan agar kerusakan serta gangguan debu tidak terus merugikan warga.
DPRD Sidak Jalan Rusak di Wringinputih Bergas, Perusahaan Janji Perbaiki Pekan Ini
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening bersama Komisi C, Dishub, dan DPU melakukan sidak ke ruas jalan rusak di Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, akibat tingginya aktivitas truk tambang pengangkut...
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan daring serta aplikasi Sate Blotongan, sementara Lurah Kauman Kidul Nur Ichwan mendorong pengembangan Agrowisata Sitalang dan River Tubing saat menerima kunjungan kerja Wali Kota Robby Hernawan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah.
Blotongan Salatiga Kampung Kuliner Sate Kambing, Terus Kembangkan Pelayanan Berbasis Digital
Kelurahan Blotongan dan Kauman Kidul di Salatiga terus mengembangkan potensi wilayah melalui wisata kuliner, religi, dan agrowisata berbasis digital. Lurah Blotongan Chomsatun memperkenalkan inovasi layanan...
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan buatan. Pernyataan itu disampaikan usai Festival HAM di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (11/6/2026), saat pembahasan RUU disebut telah memasuki tahap akhir harmonisasi lintas kementerian dan lembaga.
Hadir di UKSW, Pigai Sebut Pemerintah sedang Siapkan UU Neuro Rights, Lindungi Pikiran Manusia dari Ancaman AI
Menteri HAM RI Natalius Pigai menyatakan pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Neuro Rights guna melindungi privasi, kebebasan, dan martabat manusia dari dampak perkembangan teknologi serta kecerdasan...
13 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10
13 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–10.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–10.00 WIB dengan tinggi muka air...
Muat Lebih

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab