URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung penanganan kebakaran yang melanda RSUP Dr Kariadi Semarang. Selain memastikan penanganan kebakaran, Ganjar juga memastikan pasien dan tenaga kesehatan semua dalam kondisi aman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Apresiasi Petugas RS Kariadi yang Sigap Tangani Pasien Saat Kebakaran

Ganjar Apresiasi Petugas RS Kariadi yang Sigap Tangani Pasien Saat Kebakaran

Ganjar Apresiasi Petugas RS Kariadi yang Sigap Tangani Pasien Saat Kebakaran

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau langsung penanganan kebakaran yang melanda RSUP Dr Kariadi Semarang. Selain memastikan penanganan kebakaran, Ganjar juga memastikan pasien dan tenaga kesehatan semua dalam kondisi aman.

RSUP Dr Kariadi Semarang terbakar pada Kamis (30/12) malam. Salah satu gedung yakni gedung Kasuari terbakar cukup besar hingga menyebabkan kepanikan.[irp posts=”31698″ name=”Ganjar Semangati Pasien RS Kariadi, Ada Ibu-ibu Malah Curhat Kecewa Timnas Kalah”][irp posts=”31694″ name=”Begini Keterangan Dirut Utama RSUP Kariadi Terkait Kebakaran Di Gedung Kasuari”]

Ganjar tiba di lokasi sekira pukul 20.45 WIB. Saat Ganjar tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan.

“Pasien dan tenaga kesehatan semua aman kan? sudah dievakuasi bu,” tanya Ganjar kepada Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Farichah Hanum.

“Aman pak, semua sudah dievakuasi. Api juga dengan cepat bisa dipadamkan,” kata Hanum.

Ganjar juga menanyakan mental pasien yang ada di gedung Kasuari itu. Kepada Ganjar, Hanum mengatakan bahwa semua aman dan pasien baik-baik saja. Pelayanan rumah sakit lanjut Hanum juga tidak terganggu.

Ganjar kemudian meninjau gedung yang terbakar. Setelah itu, ia juga menyempatkan untuk mengecek pasien yang dievakuasi di Paviliun Garuda, salah satu gedung yang terletak di sebelah gedung Kasuari.

Saat Ganjar masuk ke gedung, ia bertemu dengan sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di gedung Kasuari. Kepada mereka, Ganjar menanyakan kondisinya dan memastikan semua terkendali.

“Tadi waktu kebakaran di sana ya? Terus njenengan ikut menyelamatkan pasien?,” tanya Ganjar pada para perawat itu.

“Iya pak, saat kejadian kami juga panik, tiba-tiba ada api dan asap dimana-mana. Tapi kami tetap berusaha tenang dan membantu mengevakuasi pasien,” kata para perawat itu.

Ganjar mengacungi jempol atas aksi para perawat itu. Ia kemudian meminta para perawat yang sudah selesai jam piket untuk segera pulang dan menenangkan diri.

“Langsung pulang, istirahat ya. Njenengan hebat,” ucap Ganjar.

Halaman 1 dari 2

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon