URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Sukoharjo, Rabu (18/5). Ganjar ingin mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai dari bantuan provinsi (banprov) Jateng tahun anggaran 2021.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

Ganjar Cek Banprov ke Desa-Desa: Ojo Dikorupsi

featured-img

SUKOHARJO – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkeliling ke sejumlah desa di Kabupaten Sukoharjo, Rabu (18/5). Ganjar ingin mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai dari bantuan provinsi (banprov) Jateng tahun anggaran 2021.

Desa-desa yang didatangi Ganjar adalah Desa Trangsan Kecamatan Gatak, Desa Ngrombo Kecamatan Baki dan Desa Serut Kecamatan Nguter. Di tiga desa itu, Ganjar mengecek pembangunan sejumlah proyek yang didanai Banprov Jateng.

Desa Trangsan mendapat bantuan Rp200 juta yang digunakan untuk pembangunan talud. Sementara desa Ngrombo mendapatkan bantuan Rp100 juta yang digunakan untuk pembangunan gerbang desa dan tugu icon gitar. Untuk Desa Serut, bantuan Rp2,9 miliar untuk peningkatan jalan Langenharjo-Pondok.

“Iya saya ngecek pembangunan-pembangunan dari anggaran Banprov. Saya lihat bagus sih, di sini dibuat untuk pintu masuk sama pembangunan icon gitar, tadi ada yang untuk talud. Saya lihat pembangunannya bagus, dikerjakan dengan baik,” kata Ganjar.

Ganjar mewanti-wanti semua kepala desa yang mendapat Banprov tidak boleh ada yang nakal. Semua bantuan diharapkan digunakan sesuai peruntukannya.

“Saya ingatkan selalu, jangan ada yang nakal. Awas jangan dikorupsi. Nek dikorupsi tak gajul (kalau dikorupsi saya tendang),” ucap Ganjar.

Kalau dikorupsi, Ganjar mengatakan akan ada aparat penegak hukum yang turun tangan. Ia juga meminta agar masyarakat mengawasi.

“Semua harus digunakan untuk pembangunan yang kualitasnya baik, sehingga bisa berjalan. Kita senang kalau memberikan bantuan dam dikerjakan dengan bagus, sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

Kades Ngrombo, Sri Partini mengatakan, pihaknya mendapatkan Banprov senilai Rp100 juta. Bantuan itu sangat bermanfaat untuk pengembangan desa wisata di tempatnya.

“Bantuan kami gunakan untuk pembangunan pintu masuk desa berbentuk gitar dan tugu iconik desa yang juga berbentuk gitar. Karena desa kami ini sentra industri gitar, harapannya bantuan ini bisa melancarkan pengembangan desa wisata,” ucapnya.

Sri mengatakan akan melaksanakan perintah Ganjar dengan sebaik-baiknya. Semua penggunaan dana Banprov akan dilakukan dengan sebaik-baiknya.

“Insyaallah kami tidak akan bermain-main, semuanya kami kelola dengan baik. Kalau ada bantuan, kami bersatu padu antara pemerintah desa, kesra, TPKdan tokoh masyarakat. Semua kami libatkan,” terangnya.

Hal senada disampaikan Kades Trangsan, Mujiman. Menurutnya, bantuan dari provinsi sebesar Rp200 juta ia gunakan untuk pembangunan talud dan dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

“Talud ini sangat bermanfaat bagi desa kami, karena ini mengarah ke lokasi yang kami kembangkan untuk wisata. Tentu kami akan membangun dengan sebaik-baiknya dan diawasi penggunaannya,” ucapnya.

Sejak menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar gencar memberikan bantuan ke desa-desa dalam bentuk Banprov. Sampai pada tahun 2021, sudah sekitar Rp 6,5 triliun anggaran yang Ganjar kucurkan untuk desa. Pemanfaatannya mulai dari untuk pengembangan UMKM, desa wisata, BUMDes sampai pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA :

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga