KABAR RASIKA

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung wacana vaksin booster jadi syarat perjalanan dan masuk mall. Bahkan lebih baik karena bisa menambah percepatan vaksinasi booster.

Ganjar mengatakan wacana tersebut merupakan keputusan yang baik. Jika perlu, Mall menyiapkan tempat untuk vaksin booster.

“Menurut saya baik juga sih, kalau perlu di mall-nya dikasih tempat untuk boosting, jadi kalau belum ya tinggal suntik,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Rabu (6/7).

Dengan cara itu, lanjut Ganjar, semangat masyarakat yang tampak mulai mengendur untuk mengikuti vaksinasi bisa kembali meningkat.

“Jadi memang sebenarnya harus disebarkan karena kemarin agak kendor, maka saya sudah minta dinas kesehatan dalam dua minggu ini kita minta untuk genjot terus,” ujarnya.

Adapun kondisi Covid-19 di Jawa Tengah saat ini terkendali. Penambahan kasus yang ada, kata Ganjar, tak terlalu signifikan pada minggu ini. Selain itu, Ganjar menyebut angka kesembuhan juga meningkat.

“Kondisi covid baik, masih terkendali. Kenaikan kasusnya sih tiap hari tidak terlalu signifikan. Ini saya pantau daily reportnya,” katanya.

Ganjar membeberkan daerah dengan jumlah kasus tertinggi saat ini adalah Kabupaten Klaten dengan total kasus aktif 127 kasus. Diikuti Kota Semarang dengan 124 kasus. Selanjutnya secara berurutan Jepara dan Wonosobo.

“kalau saya tanya PERSI sih yang dirawat nggak terlalu banyak yang dirawat dan kemudian relatif tanpa banyak gejala,” ujarnya.

Untuk itu Ganjar merasa belum perlu melakukan pengetatan. Masker dan gaya hidup sehat jadi benteng utama agar tidak terpapar virus Corona.

“Belum ada pengetatan, sekarang kita dorong masker saja. Minimal itu. Masker, hidupnya sehat, makanannya bergizi ya insyaallah oke,” tandasnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px