URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung wacana vaksin booster jadi syarat perjalanan dan masuk mall. Bahkan lebih baik karena bisa menambah percepatan vaksinasi booster.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung wacana vaksin booster jadi syarat perjalanan dan masuk mall. Bahkan lebih baik karena bisa menambah percepatan vaksinasi booster.

Ganjar mengatakan wacana tersebut merupakan keputusan yang baik. Jika perlu, Mall menyiapkan tempat untuk vaksin booster.

“Menurut saya baik juga sih, kalau perlu di mall-nya dikasih tempat untuk boosting, jadi kalau belum ya tinggal suntik,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Rabu (6/7).

Dengan cara itu, lanjut Ganjar, semangat masyarakat yang tampak mulai mengendur untuk mengikuti vaksinasi bisa kembali meningkat.

“Jadi memang sebenarnya harus disebarkan karena kemarin agak kendor, maka saya sudah minta dinas kesehatan dalam dua minggu ini kita minta untuk genjot terus,” ujarnya.

Adapun kondisi Covid-19 di Jawa Tengah saat ini terkendali. Penambahan kasus yang ada, kata Ganjar, tak terlalu signifikan pada minggu ini. Selain itu, Ganjar menyebut angka kesembuhan juga meningkat.

“Kondisi covid baik, masih terkendali. Kenaikan kasusnya sih tiap hari tidak terlalu signifikan. Ini saya pantau daily reportnya,” katanya.

Ganjar membeberkan daerah dengan jumlah kasus tertinggi saat ini adalah Kabupaten Klaten dengan total kasus aktif 127 kasus. Diikuti Kota Semarang dengan 124 kasus. Selanjutnya secara berurutan Jepara dan Wonosobo.

“kalau saya tanya PERSI sih yang dirawat nggak terlalu banyak yang dirawat dan kemudian relatif tanpa banyak gejala,” ujarnya.

Untuk itu Ganjar merasa belum perlu melakukan pengetatan. Masker dan gaya hidup sehat jadi benteng utama agar tidak terpapar virus Corona.

“Belum ada pengetatan, sekarang kita dorong masker saja. Minimal itu. Masker, hidupnya sehat, makanannya bergizi ya insyaallah oke,” tandasnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved