URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima penghargaan kehormatan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia dalam peringatan Harganas ke-30 di Banyuasin, Sumatera Selatan. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmennya terhadap program kependudukan dan keluarga berencana, khususnya penanganan stunting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Terima Penghargaan Kehormatan atas Penanganan Stunting Jateng

Ganjar Terima Penghargaan Kehormatan atas Penanganan Stunting Jateng

Ganjar Terima Penghargaan Kehormatan atas Penanganan Stunting Jateng

featured-img

Gubernur Jawa Tengah Ganjar mendapat penghargaan kehormatan dari Presiden Republik Indonesia yakni Satyalencana Wira Karya. Penghargaan itu diberikan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dalam Puncak Peringatan Harganas ke-30 di Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).

Ganjar mendapatkan penghargaan atas komitmennya terhadap program kependudukan dan keluarga berencana khususnya penanganan stunting.

Sehari sebelumnya, Atikoh Ganjar Pranowo selaku Ketua TP PKK Jateng juga mendapat penghargaan dari BKKBN RI, atas perannya dalam pelaksanaan program Bangga Kencana dan penurunan stunting.

“Saya menyampaikan terima kasih, karena kerja dari kawan-kawan yang bagus, kompak, terstruktur, dan sistematis, sehingga kita bisa menurunkan angka stunting yang bagus,” kata Ganjar.

Dia menerangkan, ada banyak program yang dilakukan untuk menangani stunting di Jawa Tengah. Di antaranya program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5NG).

“Itu program perhatian pada ibu hamil, memeriksakan sejak awal kehamilan, memberikan asupan gizi, kontrol terus menerus sampai melahirkan. Setelah lahir, anak dikasih ASI ekslusif, termasuk gizinya terus diperhatikan,” jelasnya.

Ganjar menuturkan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Oleh karenanya, Ganjar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Saya terima kasih karena swasta terlibat, BUMN, BUMD terlibat, jadi semuanya terlibat. Ini sebuah gotong royong yang cukup bagus dan terus kita genjot, agar target penurunan tercapai. Menurut saya itu tidak akan sulit,” pungkasnya.

Selain Ganjar, sejumlah kepala daerah lain juga mendapatkan penghargaan dalam acara itu. Untuk Provinsi Jawa Tengah, sejumlah bupati/wali kota juga mendapatkan penghargaan. Di antaranya Bupati Banyumas, Bupati Klaten, dan Bupati Grobogan. Selain itu, ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas juga mendapat penghargaan dalam acara tersebut.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon