URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gedung Kasuari yang berada di RSUP Kariadi jalan Dr. Sutomo atau tepatnya di depan Polrestabes Semarang terbakar pada Kamis (30/12/2021) sekira pukul 19.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Terbakar, 8 Armada Damkar Diterjunkan

Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Terbakar, 8 Armada Damkar Diterjunkan

Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Terbakar, 8 Armada Damkar Diterjunkan

featured-img

SEMARANG – Gedung Kasuari yang berada di RSUP Kariadi jalan Dr. Sutomo atau tepatnya di depan Polrestabes Semarang terbakar pada Kamis (30/12/2021) sekira pukul 19.00 WIB.

Tak ada korban jiwa maupun luka-luka atas kejadian itu. Saat ini 8 armada dan 50 personil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang diterjunkan untuk memadamkan api.

“Pihak rumah sakit mengabarkan jika ada kebakaran di Gedung Kasuari. Yang terbakar informasinya ruang tunggu, ruanh ronsen dan ruang genset,” ujar Komandan Pleton (Danton) 3 Dinas Damkar Semarang Lilik Lesprinarno di lokasi kejadian.

“Jadi untuk ruangan-ruangan poli atau ruangan kamar (pasien) tidak ada (yang terbakar),” tambahnya.

Ia menjelaskan, api berhasil dipadamkan selama 30 menit dan kini pukul 20.30 WIB, petugas Damkar masih melakukan pendinginan ruangan yang terbakar.

“Yang lama itu pendinginan. Jadi betul-betul kita menentukan bahwa dari tempat itu tidak ada api sudah dinyatakan aman itu udah selesai,” imbuhnya.

Sementara itu, infomasi yang diperoleh telah terjadi kebakaran Gedung Kasuari ruang (RMI) Rekam Medik. Untuk seluruh pasien yang berada di Gedung Kasuari saat ini sudah di evakuasi oleh karyawan RSUD Kariadi Semarang dan dibantu personil Polrestabes Semarang.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon