KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Pawai kebudayaan PDIP di Semarang diikuti oleh 850 kader, termasuk calon legislatif, yang ditemani oleh penari dari Sanggar Pelangi Ngesti Budaya mengiringi pendaftaran ke KPU. Tarian bertajuk Kridaning Jurit menggambarkan semangat juang partai dalam menghadapi Pemilu 2024. Selain tari-tarian, pawai juga menampilkan beragam unsur kesenian lainnya, termasuk paduan suara, jaran kepang, bambu kerincing, dan pasukan bendera merah putih.
Foto:/IST
Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto naik delman saat mendaftarkan bacaleg ke KPU Jateng, Kamis 11 Mei 2023.

Semarang – Sebanyak 850 kader PDIP yang terdiri dari bacaleg dan kader gelar pawai kebudayaan iringi pendaftaran calon legislatif (caleg). Pawai tersebut terjadi di Jalan Veteran, Kota Semarang, Kamis 11 Mei 2023.

Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto mengatakan, arak-arakan membawa 850 peserta pawai kebudayaan.

“Sebagian besar dari milenial, cantik-cantik, ganteng-ganteng, termasuk penari. Calon-calon legislatif ikut bersama mereka dari DPD ke sini,” terang Sumanto.

Puluhan penari dari Sanggar Pelangi Ngesti Budaya telah siap sejak pukul 14.00 WIB di Kantor KPU Jateng. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, peserta pawai kebudayaan termasuk bacaleg datang dan penari menyambut mereka dengan tarian bertajuk Kridaning Jurit.

Tak hanya itu, Kridaning Jurit membawa filosofi partai banteng ini dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Dengan membawa properti watang dan gendewo (panah), puluhan penari tersebut menari dengan energik dan antusias.

“Kita datang disambut oleh penari keprajuritan yang menggambarkan tentang semangat juang, bagaimana bekerja dengan satu organisasi yang itu serempak dari DPD ada,” sambung Sumanto.

Tak hanya tari-tarian, unsur kesenian lainnya oleh partai ini tampak pada paduan suara, jaran kepang, bambu kerincing, hingga pasukan bendera merah putih.

“Mereka (peserta pawai) sudah menunjukkan seni-seni dalam rangka untuk kita sebagai budaya pelestarian yang kita miliki, sehingga kita mengangkat generasi muda agar tidak lupa akan sejarah bangsa kita,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
[pekok2]