KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Gelar Pawai Budaya, Bacaleg PDIP Jateng Daftar ke KPU dengan Naik Delman

Pawai kebudayaan PDIP di Semarang diikuti oleh 850 kader, termasuk calon legislatif, yang ditemani oleh penari dari Sanggar Pelangi Ngesti Budaya mengiringi pendaftaran ke KPU. Tarian bertajuk Kridaning Jurit menggambarkan semangat juang partai dalam menghadapi Pemilu 2024. Selain tari-tarian, pawai juga menampilkan beragam unsur kesenian lainnya, termasuk paduan suara, jaran kepang, bambu kerincing, dan pasukan bendera merah putih.
Foto:/IST
Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto naik delman saat mendaftarkan bacaleg ke KPU Jateng, Kamis 11 Mei 2023.

Semarang – Sebanyak 850 kader PDIP yang terdiri dari bacaleg dan kader gelar pawai kebudayaan iringi pendaftaran calon legislatif (caleg). Pawai tersebut terjadi di Jalan Veteran, Kota Semarang, Kamis 11 Mei 2023.

Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto mengatakan, arak-arakan membawa 850 peserta pawai kebudayaan.

“Sebagian besar dari milenial, cantik-cantik, ganteng-ganteng, termasuk penari. Calon-calon legislatif ikut bersama mereka dari DPD ke sini,” terang Sumanto.

Puluhan penari dari Sanggar Pelangi Ngesti Budaya telah siap sejak pukul 14.00 WIB di Kantor KPU Jateng. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB, peserta pawai kebudayaan termasuk bacaleg datang dan penari menyambut mereka dengan tarian bertajuk Kridaning Jurit.

Tak hanya itu, Kridaning Jurit membawa filosofi partai banteng ini dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Dengan membawa properti watang dan gendewo (panah), puluhan penari tersebut menari dengan energik dan antusias.

“Kita datang disambut oleh penari keprajuritan yang menggambarkan tentang semangat juang, bagaimana bekerja dengan satu organisasi yang itu serempak dari DPD ada,” sambung Sumanto.

Tak hanya tari-tarian, unsur kesenian lainnya oleh partai ini tampak pada paduan suara, jaran kepang, bambu kerincing, hingga pasukan bendera merah putih.

“Mereka (peserta pawai) sudah menunjukkan seni-seni dalam rangka untuk kita sebagai budaya pelestarian yang kita miliki, sehingga kita mengangkat generasi muda agar tidak lupa akan sejarah bangsa kita,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Pemkab Semarang memanfaatkan ganti kerugian aset daerah terdampak Tol Jogja-Bawen senilai sekitar Rp112 miliar untuk membangun fasilitas publik di Bawen. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan pembangunan dilakukan dalam bentuk tanah dan bangunan pengganti, meliputi kantor kelurahan, RTH, balai RW, serta gedung TK dan SD yang terdampak proyek tol.
Rp40 Miliar Ganti Rugi Tol Jogja-Bawen Disulap Jadi Fasilitas Publik di Bawen, Ditarget Rampung Februari 2027
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]